Di luar jabatan pemerintahan, Sudaryono aktif dalam sejumlah organisasi yang berkaitan dengan sektor pertanian dan perdagangan. Ia tercatat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia atau HKTI serta Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia atau TMI.
Aktivitas Sudaryono juga merambah sektor perdagangan. Ia menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia atau APPSI dan menjadi Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya atau Papera.
Baca Juga: Femas Diduga Kabur dari Open Trip di Korea, Sempat Kerja Sehari hingga Terlihat di Masjid Ansan
Rekam jejak Sudaryono juga mencakup sejumlah posisi di perusahaan dan badan usaha. Pada Juni 2025, ia ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia Persero melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS.
Penunjukan tersebut disebut sebagai bentuk penugasan setelah sebelumnya Sudaryono dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog.
Jauh sebelum menduduki sejumlah jabatan strategis tersebut, Sudaryono juga memiliki kedekatan dengan Prabowo Subianto. Pada 2010, ia tercatat pernah menjadi asisten pribadi Prabowo.
Baca Juga: Nanik Deyang Mundur dari Kepala BGN, Baru 1,5 Bulan Menjabat dan Tetap Diminta Awasi Program MBG
Karier politik Sudaryono kemudian berkembang di Partai Gerindra. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra sebelum kemudian dipercaya memimpin struktur partai tersebut di Jawa Tengah sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.
Pengalaman Sudaryono di dunia usaha juga menjadi bagian dari perjalanan kariernya. Pada 2014, ia pernah menjabat sebagai Corporate Secretary Nusantara Energy.
Kariernya berlanjut ke industri media dan teknologi. Sudaryono tercatat pernah menjadi CEO Garuda TV pada 2018 dan CEO PT Nusantara Telematics System sejak 2019.
Sementara itu, sejak 2020, Sudaryono juga menjabat sebagai Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma.***