Nanik Deyang Mundur dari Kepala BGN, Baru 1,5 Bulan Menjabat dan Tetap Diminta Awasi Program MBG

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 22 Juli 2026 | 10:59 WIB
Nanik Deyang mundur sebagai Kepala BGN setelah 1,5 bulan menjabat karena alasan kesehatan. Ia disebut tetap diminta mengawasi BGN. (Instagram.com/@dirgayuza)
Nanik Deyang mundur sebagai Kepala BGN setelah 1,5 bulan menjabat karena alasan kesehatan. Ia disebut tetap diminta mengawasi BGN. (Instagram.com/@dirgayuza)

JAKARTA, Mediapriangan.com - Nanik Deyang memilih mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN setelah sekitar 1,5 bulan menduduki jabatan tersebut. Keputusan itu disampaikan pada Rabu, 22 Juli 2026, dengan alasan harus menjalani pengobatan jantung.

Kabar pengunduran diri Nanik Deyang pertama kali disampaikan Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Melalui akun Instagram resminya, Dirgayuza menyebut Nanik telah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani perawatan kesehatan.

"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung," kata Dirgayuza melalui akun Instagram resminya, @dirgayuza, pada hari yang sama.

Baca Juga: Qodari Tantang Mahasiswa UI Kritik Program MBG Berbasis Data, Bahas Siswa Lapar hingga Anggaran Pendidikan

"Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," jelasnya.

Keputusan tersebut membuat nama Nanik Deyang kembali menjadi perhatian publik. Pasalnya, masa kepemimpinan Nanik sebagai Kepala BGN berlangsung relatif singkat setelah dirinya ditunjuk menggantikan Dadan Hindayana.

Nanik Deyang dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN di Istana Negara pada 8 Juni 2026. Ia dipercaya mengisi posisi tersebut setelah Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya menyusul penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan Program MBG.

Baca Juga: Viral Guru SDK Ogolau Bikin MBG Mandiri, Siswa di Pelosok Sulawesi Tengah Masih Menanti Program MBG

Dalam perkara tersebut, Dadan ditetapkan sebagai tersangka bersama dua mantan wakilnya di BGN, yakni Sony Sonjaya, eks Wakil Kepala Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, dan Lodewyk Pusung, eks Wakil Kepala Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan.

Pergantian kepemimpinan itu membuat Nanik Deyang kemudian berada di posisi penting dalam pengelolaan BGN, lembaga yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan Program MBG.

Selama menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik Deyang juga sempat menjadi perhatian publik dalam sejumlah kesempatan. Salah satunya terjadi saat pelantikan di Istana Negara.

Baca Juga: Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Pernah Ungkap Perkembangan Kasus MBG dan Tambahan 47 Nama

Momen Penuh Haru Saat Dilantik

Pelantikan Nanik Deyang sebagai Kepala BGN pada 8 Juni 2026 berlangsung di Istana Negara. Dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo, Nanik terlihat meneteskan air mata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X