nasional

Kementerian HAM Soroti Kasus Pengeroyokan di Bali, Terduga Maling Ayam Tewas dan Keluarga Korban Didampingi

Senin, 27 Juli 2026 | 11:04 WIB
Kasus pengeroyokan di Bali yang menewaskan terduga maling ayam mendapat perhatian Kementerian HAM. Keluarga korban akan mendapat pendampingan. (Instagram/putu_sugix_)

“Kami akan melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan proses penanganan perkara berjalan sesuai prinsip-prinsip hak asasi manusia,” jelasnya.

Pendampingan Keluarga Korban Jadi Perhatian

Dampak kasus pengeroyokan di Bali tidak hanya dirasakan oleh korban yang meninggal dunia, tetapi juga oleh keluarga yang ditinggalkan. Kementerian HAM menilai kondisi keluarga, termasuk aspek psikologis, perlu mendapatkan perhatian khusus karena peristiwa tersebut berpotensi menimbulkan trauma.

Kementerian HAM Bali selanjutnya akan berkoordinasi dengan kepolisian, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya. Koordinasi tersebut diarahkan untuk memastikan keluarga korban memperoleh pendampingan dan perlindungan yang diperlukan.

Baca Juga: Tugu Koperasi Kota Tasikmalaya Dicanangkan sebagai Cagar Budaya, Bakal Jadi Ikon Baru dan Ruang Publik

Perhatian terhadap kondisi psikologis keluarga menjadi salah satu bagian yang dipantau. Terlebih, video yang memperlihatkan kesedihan keluarga korban, termasuk tangisan sang anak ketika jenazah tiba di rumah duka, telah menyebar dan menjadi perhatian publik.

Kementerian HAM juga mengingatkan masyarakat agar tidak kembali melakukan tindakan main hakim sendiri. Persoalan yang muncul di tengah masyarakat, termasuk dugaan tindak pidana, semestinya diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Kronologi Terduga Maling Ayam Dikeroyok

Kasus pengeroyokan di Bali ini bermula ketika KD diduga terciduk hendak mengambil ayam aduan milik warga di kawasan Banjar Dinas Juwuk Legi pada Jumat sekitar pukul 01.30 Wita.

Baca Juga: Milangkala ke-394 Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi, Pemkab Tasikmalaya Optimistis Hadapi Tantangan Pembangunan

Kabar mengenai dugaan pencurian tersebut kemudian memicu kemarahan warga. Massa diduga melakukan pengeroyokan terhadap KD hingga korban meninggal dunia. Sepeda motor yang digunakan korban juga dilaporkan dibakar dalam kejadian tersebut.

Peristiwa itu kemudian berkembang menjadi perhatian luas setelah rekaman video keluarga korban beredar di media sosial. Tangisan sang anak saat jenazah ayahnya tiba di rumah duka menjadi salah satu bagian yang membuat kasus tersebut semakin viral.

Polisi kini masih menangani perkara tersebut. Penyelidikan dilakukan terhadap dua dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan kejadian itu, yakni dugaan pencurian ayam dan pengeroyokan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia.***

Halaman:

Tags

Terkini