Baca Juga: Pekan QRIS Nasional 2026 di Kota Tasikmalaya Makin Luas, QRIS Masuk Layanan Publik hingga Pesantren
34. Papua Barat Daya: Pieter Felix Paskah Yapen dan Vila Delvia Nauri.
35. Papua Barat: Marco Marcel Kurei dan Hasna Iriani Rumbiak.
36. Papua Selatan: Vinsensius Renaldi Oey Yolmen dan Kristina Ndiken.
37. Papua Tengah: Christopher Leon Bringga Tabuni dan Gladys Manuella Aibekob.
38. Papua Pegunungan: Michael Marchel Winka Fakdawer dan Julia Maharani Dabi.
Baca Juga: 4 Kuliner Anti FOMO yang Tetap Diburu, Ada Soto Gading hingga Bebek Sinjay Meski Tak Lagi Viral
Tugas Berlanjut di Istana Merdeka
Dengan rampungnya prosesi pengukuhan, para anggota Paskibraka 2026 selanjutnya akan menjalankan tugas utama pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Keberadaan 76 pelajar dari 38 provinsi membuat Paskibraka 2026 menjadi representasi generasi muda dari berbagai daerah yang mendapat kepercayaan menjalankan tugas kenegaraan di tingkat pusat.
Prosesi di Istana Negara juga memperlihatkan kesiapan pemerintah dalam memastikan rangkaian pengibaran bendera pusaka berjalan sesuai tahapan. Setelah pengukuhan Paskibraka, perhatian akan beralih pada pelaksanaan tugas mereka di Istana Merdeka pada hari kemerdekaan.
Baca Juga: Waduk Brigif Jagakarsa, Destinasi Wisata Hits di Jakarta Selatan untuk Jogging dan Refreshing
Sejumlah pejabat negara turut menyaksikan pengukuhan tersebut. Di antaranya para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kehadiran para pejabat negara menambah bobot acara pengukuhan Paskibraka yang menjadi salah satu rangkaian penting menjelang peringatan kemerdekaan.
Bagi 76 anggota Paskibraka 2026, pengukuhan di Istana Negara menjadi titik awal untuk menjalankan amanah yang lebih besar. Mereka selanjutnya akan membawa nama daerah masing-masing ketika menjalankan tugas sebagai pasukan pengibar bendera pusaka pada 17 Agustus 2026.***