JAKARTA, Mediapriangan.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendatangi rumah duka Bambang Setiyawan (59), warga yang meninggal setelah menjadi korban dalam kericuhan di Jalan Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kedatangan Pramono Anung ke rumah keluarga Bambang berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026 sekitar pukul 18.30 WIB. Rumah duka berada di kawasan bantaran rel Pejompongan.
Dalam kunjungan tersebut, Pramono Anung bertemu dengan istri Bambang, Sudarsi (57), serta kedua anaknya, Wisnu dan Yoga.
Bambang Setiyawan diketahui sehari-hari mencari nafkah dengan berjualan cermin. Ia meninggalkan istri dan dua anak setelah meninggal dunia usai terlibat dalam situasi kericuhan yang terjadi sehari setelah demonstrasi pada 27 Agustus 2026.
Baca Juga: Wisata Kuliner Citeureup Bogor Punya Tempat Nongki Baru, Kopi Mulai Rp9 Ribu hingga Live Music
Anak Bambang Ditawari Pekerjaan
Di tengah suasana duka, Pramono Anung sempat berbicara dengan Yoga. Gubernur DKI Jakarta itu menawarkan pekerjaan kepada anak Bambang Setiyawan dengan meminta keseriusan Yoga apabila kesempatan tersebut dijalankan.
“Yang penting mau kerja kan? Bener ya?” tanya Pramono yang dijawab kesanggupan oleh Yoga.
“Mau pak, saya apa aja mau pak,” tegasnya.
Sudarsi kemudian memastikan bahwa anaknya bersedia menjalani pekerjaan apa pun yang ditawarkan.
“Dia apa aja mau, Pak,” sambungnya.
Setelah berada di rumah duka, Pramono Anung tidak memberikan keterangan kepada awak media ketika meninggalkan lokasi.