nasional

AHWA Titip Pesan untuk KH Miftachul Akhyar, Rangkul Semua Potensi NU dan Rawat Organisasi Bersama

Selasa, 1 September 2026 | 07:42 WIB
KH Miftachul Akhyar kembali memimpin sebagai Rais Aam PBNU. AHWA menitipkan pesan agar seluruh potensi NU dirangkul dan organisasi dirawat bersama. (Instagram/abdulhakimmahfudz - multimedia_kh_miftachul_akhyar)

Baca Juga: Bahtsul Masail NU, Sisa MBG Tak Boleh Dijual, Boleh Dimanfaatkan Asal Tak Melanggar Amanah

Persoalan ekonomi tersebut sebelumnya juga disampaikan KH Miftachul Akhyar dalam Khutbah Iftitah saat pembukaan Muktamar Ke-35 NU.

Penguatan ekonomi umat dikaitkan dengan kemampuan menjalankan amar ma'ruf nahi munkar. Dalam pandangan tersebut, pemerintah juga didorong untuk memperkuat kedaulatan ekonomi serta menempatkan ekonomi kerakyatan sebagai salah satu dasar pembangunan nasional.

Terpilihnya kembali KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU turut mendapat ucapan selamat dari Anwar Abbas. Ia menilai kepemimpinan Kiai Miftach pada periode sebelumnya telah menunjukkan peran dalam menjaga kerukunan umat, termasuk hubungan antarumat beragama.

"Sebagai sesama tokoh bangsa, saya mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali KH Miftachul Akhyar, sosok tepat disaat bangsa butuh keteladanan dan moderasi dari pemimpin agama," ujar Anwar Abbas pada Senin, 31 Agustus 2026.

Baca Juga: Ribuan Jamaah Hadiri Harlah 100 Tahun NU Tasikmalaya, Seruan Bangkit dan Mandiri di Abad Kedua

Harapan terhadap KH Miftachul Akhyar juga datang dari sejumlah kiai dan tokoh NU di berbagai daerah. Kepemimpinan yang mengedepankan pendekatan kultural dan kebijaksanaan dinilai dapat menjadi modal dalam menghadapi dinamika organisasi.

Dalam konteks tersebut, pesan AHWA untuk merangkul seluruh potensi NU menjadi salah satu perhatian utama. Langkah tersebut diharapkan dapat mempertemukan berbagai elemen organisasi yang memiliki perbedaan pandangan sekaligus memperkuat kebersamaan di tubuh NU.

KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU periode 2026-2031 mendapat amanat untuk mengajak berbagai potensi yang ada di NU serta merawat organisasi secara bersama-sama.***

Halaman:

Tags

Terkini