Puncak kejadian terjadi pada 15 Januari ketika ketiga kapal mendekat ke Irian namun diketahui oleh pihak Belanda. Hal ini membuat pertempuran tidak terelakan.
Kekuatan militer Belanda yang saat itu begitu kuat, membuat pertempuran tidak seimbang. Komodor Yos Sudarso dan awak kapal yang berada di KRI Macan Tutul menjadi korban. Mereka gugur dalam pertempuran tersebut.
Sedangkan, dua kapal lainnya yakni KRI Harimau dan Macan Kumbang berhasil selamat dari pertempuran tersebut.
Baca Juga: Komisi I DPR RI Setujui Pengangkatan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI
Pertempuran ini pun menjadi pertempuran yang terakhir kalinya. Belanda akhirnya menarik diri dari wilayah Irian Barat akibat rakyat Irian lebih memilih untuk bergabung dengan Indonesia.
Hingga saat ini pertempuran di Laut Ara tersebut menjadi catatan sejarah perjuangan bagi Indonesia. Dan diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Dharma Samudera.***
Artikel Terkait
Peringatan HUT TNI Ke 77 Tahun 2022, Dengan Tema 'TNI Adalah Kita', Ini Link Download Logo, Banner dan Twibbon
Sejarah Singkat Berdirinya TNI, yang Diperingati Setiap 5 Oktober
Biografi dan Sederet Penghargaan KSAL Laksamana Yudo Margono, Calon Tunggal Panglima TNI
Ini Alasan Presiden Joko Widodo Pilih KSAL Laksamana Yudo Margono Sebagai Calon Panglima TNI
Intip Harta Kekayaan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, Calon Tunggal Panglima TNI