KALTENG, Mediapriangan.com - Tragedi yang menewaskan 3 polisi tewas saat menjalankan operasi narkotika di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, menjadi perhatian publik. Peristiwa bermula ketika personel Satresnarkoba Polres Katingan menggerebek rumah yang diduga menjadi lokasi aktivitas bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei.
Korban terakhir yang sebelumnya dilaporkan hilang, Aiptu Sumariyanto, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan penemuan tersebut, jumlah anggota kepolisian yang gugur dalam operasi penindakan terhadap dugaan bandar sabu bertambah menjadi tiga orang.
Dua anggota lainnya yang lebih dahulu dinyatakan meninggal dunia adalah Aipda Yudhie Perdana Putra dan Bripda Nopandri Ramadhana.
Aiptu Sumariyanto Ditemukan Mengapung di Sungai
Korban Aiptu Sumariyanto ditemukan oleh tim gabungan Polres Katingan di wilayah Desa Rantau Asam pada Minggu, 5 Juli 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan jasad korban ditemukan mengapung di aliran Sungai Katingan sebelum dievakuasi menuju rumah sakit.
"Jasad kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucap Dodik dalam keterangannya, pada Senin, 6 Juli 2026.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, jasad Aiptu Sumariyanto pertama kali diketahui warga dalam kondisi mengapung dan tersangkut di batang kayu di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan.
Lokasi penemuan diperkirakan berjarak sekitar delapan kilometer dari tempat berlangsungnya operasi narkotika di Desa Tumbang Kalemei.
Baca Juga: Menagih Oleh-Oleh APEKSI 2026 untuk Kota Tasikmalaya
Berawal dari Penggerebekan Bandar Sabu
Kapolres Katingan menjelaskan, rangkaian kejadian bermula pada Rabu malam, 1 Juli 2026, ketika Satresnarkoba Polres Katingan melaksanakan penggerebekan bandar narkoba berdasarkan informasi masyarakat.
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Resmi Kenakan Nomor 88 di Hyundai Hillstate, Siap Jalani Tantangan Baru di V League
Kuliner Malam Jakarta Selatan yang Masih Buka hingga Dini Hari, Ada Kuliner 24 Jam Favorit Warga
3 Gado Gado Legendaris di Jakarta yang Masih Diburu, Cita Rasa Bumbu Kacangnya Bikin Ketagihan
3 Tempat Makan Legendaris di Puncak Bogor yang Masih Ramai, Sajikan Kuliner Khas Sunda hingga Sate Maranggi
Muhammad Qodari Jelaskan Progres Kopdes Merah Putih, Tekankan Komunikasi Berbasis Data dan Kondisi Lapangan
Kasus Tambang Galian C Bulusan Banyuwangi Naik Penyidikan, Dugaan Tambang Ilegal dan Kerusakan Lingkungan Diusut