Warung Jati Emak Ale
Bagi yang ingin mencicipi masakan dengan cita rasa khas daerah, Warung Jati Emak Ale di Kampung Sawah, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menawarkan pengalaman berbeda.
Rumah makan sederhana yang menggunakan material kayu dan bilik ini telah berdiri sekitar 10 tahun. Pada awalnya, Warung Jati Emak Ale hanya menyajikan karedok.
Seiring bertambahnya permintaan pelanggan, pilihan menu kemudian berkembang. Kini tersedia sejumlah hidangan seperti gabus pucung dan sop iga sapi.
Keunikan Warung Jati Emak Ale terletak pada proses pengolahan bumbu. Racikan masakannya dibuat dengan cara ditumbuk dan diulek secara manual sehingga menghasilkan cita rasa yang menjadi ciri khas tempat tersebut.
Menu gabus pucung menjadi salah satu sajian yang banyak dicari. Setiap akhir pekan, Warung Jati Emak Ale dapat menjual hingga 5 kilogram gabus pucung.
Sementara itu, penjualan sop iga sapi bisa mencapai 1,5 kuintal setiap akhir pekan. Bahan gabus yang digunakan juga diperoleh dalam kondisi segar dari hasil tangkapan pemancing.
Warung Jati Emak Ale pun memiliki pelanggan dari berbagai kalangan. Salah satunya Bang Mastur, adik komedian Mandra, yang pernah datang untuk mencicipi menu andalan rumah makan tersebut.***
Artikel Terkait
Bukan Cuma Gudeg, 3 Kuliner Kaki Lima Legendaris Yogyakarta Ini Bertahan Puluhan Tahun dan Tetap Diburu
Bukan Sekadar Lupis, Jejak Rasa Lupis Mbah Satinem Yogyakarta Bertahan Sejak 1963 dengan Resep Turun-Temurun
Wisata Kuliner Malam Jogja, 4 Kuliner Legendaris Murah yang Bikin Lapar, Ada Oseng Mercon hingga Bakmi Tungku Arang
Wisata Kuliner Yogyakarta, 4 Tempat Ngopi Unik dari Rumah Joglo hingga Tengah Hutan yang Bikin Betah
Wisata Kuliner Jogja, 3 Tempat Makan Tertua yang Masih Bertahan, Ada yang Pernah Layani Pangeran Diponegoro
Rekomendasi Street Food Terbaik di Jakarta, 3 Kuliner Legendaris, Ada Gultik Blok M hingga Warmindo Abang Adek