6. Dari Pertigaan Sadang sampai Cigadog Sucinaraja dengan panjang 7.75 km diberi nama Kolonel H. Aboeng Koesman.
7. Dari Simpang Dumuscili sampai pertigaan Cinunuk Pasar Wanaraja dengan panjang 4.63 km diberi nama Pangeran Papak.
8. Dari Bunderan Suci hingga Jembatan Cisangkan (ex RM Layungsari) dengan panjang 7.09 km diberi nama Syekh Nuryayi.
9. Dari Ciparay sampai Makam Godog dengan panjang 4.93 km diberi nama Sunan Rohmat.
10. Dari Pertigaan Jalan Otista dengan Cipanas Baru sampai dengan Jalan Pertigaan Jalan Cipanas Lama dengan panjang 1.97 km diberi nama Jendral Pol. Hoegeng Iman Santoso.
11. Dari Kubang sampai perempatan Jalan Hasan Arief dengan panjang 4.555 km diberi nama Prof. KH. Anwar Musaddad.
12. Dari Cibiuk sampai Simpang Tiga Jalan Raya Limbangan dengan panjang 7.98 km diberi nama Syekh Jafar Siddik.
13. Dari Simpang Tiga Patriot (Masjid At Taufik) sampai Simpang Tiga Jalan Samarang - Tarogong dengan panjang 0.7 km diberi nama Kolonel Taufik Hidayat.
14. Dari Simpang Kantor DPMD sampai dengan perempatan Jalan Letjen Ibrahim Adjie dengan panjang 1.2 km diberi nama Ratu Intan Dewata.
15. Dari Tarogong hingga Simpang Jalan Letjen Ibrahim Adjie dengan panjang 1.5 km diberi nama Prof. KH. Cecep Syarifuddin.
16. Dari Pertigaan Jalan Ibrahim Adjie sampai Palnunjuk Samarang dengan panjang 7.07 km diberi nama KH. Syaikhuna Badruzzaman.
17. Dari Palnunjuk sampai Simpang Bayongbong dengan panjang 5.42 km diberi nama KH. Rd. Hidayatulloh.
Artikel Terkait
Amukan Api di RSUD dr. Slamet Garut, Pasien Dievakuasi, Pemadaman Kebakaran Sulit Dikarenakan Angin Kencang
Kasus Keracunan Makanan di Kabupaten Garut, 2 Meninggal, 39 Orang Dirawat, Sate Jebred Sementara Jadi Penyebab
Update Terkini Dugaan Keracunan Makanan di Kabupaten Garut, Korban Meninggal Bertambah Satu Orang
DKP Kabupaten Garut Meriahkan Hari Pangan Sedunia 2023, Masyarakat Serbu Event GPM 2023
Puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Kabupaten Garut, Bupati dan Wakil Bupati Jadi Inspektur Upacara