18. Dari Cilawu (Genteng) sampai dengan Munjul (Mangkurayat) dengan panjang 4.33 km diberi nama Lettu. Moch. Toha.
19. Dari Simpang Salamajah sampai dengan Simpang Karyabakti Kadungora dengan panjang 1.58 km diberi nama Laswi.
20. Dari Alun-alun Leles hingga Lingkar Jalan R. Soeprapto dengan panjang 0.460 km diberi nama Idji Hatadji.
21. Dari Perempatan Jalan Soeprapto hingga Jalan Soekarno Hatta dengan panjang 3.2 km diberi nama Embah Dalem Arief Muhammad.
22. Dari Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Ahmad Yani dengan panjang 3 km diberi nama KH. Sulaeman Afif.
23. Dari DPMD sampai Jalan Ibrahim Adjie dengan panjang 1.4 km diberi nama Rs. Afandi Djajadiningrat.
24. Dari Perempatan Jalan Soekarno Hatta sampai dengan Perempatan Pasar Leuwigoong dengan panjang 4.6 km diberi nama Prof. Dr. Ir. Soleh Solahuddin.
25. Dari Perempatan Jalan Hasan Arief Musaddad sampai pertigaan Jalan Sudirman dengan panjang 4 km diberi nama MH. Djamhari.
26. Dari Simpang Panday sampai dengan Perempatan SDN 3 Tarogong atau Jalan Suherman dengan panjang 0.6 km diberi nama Prof. Aam Hamdani.
27. Dari Pertigaan Indomaret Cipicung sampai Jalan Pangeran Papak dengan panjang 1.76 km diberi nama Komarudin (Yang Chil Sung).
Semoga dengan penamaan ini, kita dapat terus mengenang dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk Garut.***
Artikel Terkait
Amukan Api di RSUD dr. Slamet Garut, Pasien Dievakuasi, Pemadaman Kebakaran Sulit Dikarenakan Angin Kencang
Kasus Keracunan Makanan di Kabupaten Garut, 2 Meninggal, 39 Orang Dirawat, Sate Jebred Sementara Jadi Penyebab
Update Terkini Dugaan Keracunan Makanan di Kabupaten Garut, Korban Meninggal Bertambah Satu Orang
DKP Kabupaten Garut Meriahkan Hari Pangan Sedunia 2023, Masyarakat Serbu Event GPM 2023
Puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Kabupaten Garut, Bupati dan Wakil Bupati Jadi Inspektur Upacara