Sekda Andang Firman Triyadi Sampaikan Pesan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H Tingkat Kabupaten Ciamis

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 5 September 2024 | 21:30 WIB
Sekda Andang Firman Triyadi menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Masjid Agung Ciamis berlangsung pada Kamis, 5 September 2024.   (Kominfo)
Sekda Andang Firman Triyadi menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Masjid Agung Ciamis berlangsung pada Kamis, 5 September 2024. (Kominfo)

 

Mediapriangan.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis, Andang Firman Triyadi, mengemukakan pentingnya pemahaman keagamaan dalam menghadapi tantangan globalisasi saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah.

Acara yang berlangsung di Masjid Agung Ciamis dihadiri oleh ribuan jemaah ini juga menampilkan ceramah dari Ustaz Soleh Mahmud, atau yang lebih dikenal dengan Ustaz Solmed, salah satu dai ternama di Indonesia.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah Ciamis dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Ciamis berlangsung pada Kamis, 5 September 2024.

Baca Juga: DP2KBP3A Kota Tasikmalaya Gelar Diseminasi AKS 1 Tahun 2024, Upaya Terpadu untuk Menurunkan Prevalensi Stunting

Dalam sambutannya, Sekda Andang Firman Triyadi menggarisbawahi bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus dijadikan momen untuk refleksi dan pembelajaran, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi yang kian kompleks.

Ia menekankan bahwa Nabi Muhammad SAW telah memberikan teladan yang luar biasa dalam mengubah peradaban dari masa kebodohan menuju masyarakat yang cerdas dan taat kepada Allah hanya dalam waktu 23 tahun.

Teladan ini, menurut Sekda, harus menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam memperbaiki akhlak dan mental, yang merupakan pondasi utama bagi kemajuan bangsa.

Baca Juga: Kebakaran di Kampung Cikiruh, Desa Sukamulya Kabupaten Garut, Tiga Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp65 Juta

Sekda juga menyoroti pentingnya pemahaman keagamaan yang kuat sebagai perisai dalam menghadapi pengaruh negatif globalisasi.

Ia menyatakan bahwa globalisasi sering membawa dampak modernisasi yang tidak selalu positif, seperti degradasi moral, penyalahgunaan narkoba, dan krisis kepercayaan terhadap nilai-nilai luhur.

“Pemahaman agama yang kokoh akan menjadi benteng yang kuat bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan-tantangan ini. Ajaran Nabi Muhammad SAW memberi kita pedoman untuk menjaga nilai-nilai luhur dan memperkuat persatuan di tengah derasnya arus perubahan zaman,” ungkapnya.

Baca Juga: Memperingati Hari Palang Merah Indonesia, Menelusuri Sejarah, Peran, dan Misi Kemanusiaan PMI dari Masa ke Masa

Andang Firman Triyadi juga mengingatkan bahwa pentingnya penanaman akhlak dan mental yang baik sejak dini pada anak-anak. Ia menegaskan bahwa kemajuan dan kemunduran suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas akhlak masyarakatnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X