KBPA Rayakan HUT Ke-58 dengan Baksos, Salurkan 500 Kg Beras dan Alat Sekolah untuk Anak Pemulung di Bantargebang

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 7 Desember 2024 | 21:37 WIB
KBPA menggelar serangkaian kegiatan baksos untuk Anak Pemulung di Bantargebang, Bekasi, Jabar pada Jumat, 6 Desember 2024.   (KBPA)
KBPA menggelar serangkaian kegiatan baksos untuk Anak Pemulung di Bantargebang, Bekasi, Jabar pada Jumat, 6 Desember 2024. (KBPA)

 

Mediapriangan.com - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-58 Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA) menggelar serangkaian kegiatan bakti sosial (baksos) sebagai wujud syukur dan kepedulian terhadap masyarakat.

Salah satu kegiatan baksos KBPA, yang merupakan organisasi pensiunan Kejaksaan tersebut, berlangsung di Sekolah Alam Tunas Mulia dan Pondok Tahfiz Tunas Mulia, Bantargebang, Bekasi, pada Jumat, 6 Desember 2024.

Wakil Ketua Umum KBPA, Setia Untung Arimuladi, menjelaskan bahwa kegiatan baksos ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT KBPA yang jatuh pada 21 Desember 2024.

Baca Juga: Kebijakan PPN 12 Persen Hanya Berlaku untuk Barang Mewah, Prabowo Tegaskan Komitmen Lindungi Rakyat Kecil

“Kami mengunjungi anak-anak pemulung di Bantargebang sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap semangat mereka dalam menuntut ilmu di tengah keterbatasan. Ini adalah salah satu wujud nyata dari program sosial KBPA,” ujar Setia Untung.

Sekolah Alam Tunas Mulia terletak di tengah kawasan pembuangan sampah Bantargebang, melayani anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk yatim piatu dan anak-anak pemulung. Pendidikan di sekolah ini diberikan secara gratis berkat dukungan relawan dan donatur.

“Kami sangat terinspirasi oleh dedikasi para guru di sini, yang tanpa pamrih membina anak-anak meski dengan fasilitas terbatas. Semangat ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbagi,” lanjut Setia Untung.

Baca Juga: KPU Garut Selesaikan Rekapitulasi Suara Pilkada 2024, Paslon 02 Pilbup Garut dan Paslon 04 Pilgub Jabar Unggul

Menurut Kepala Sekolah, Hamsyiati Fafieyana, para pengajar di sekolah ini adalah relawan, kebanyakan ibu-ibu dari sekitar wilayah tersebut yang memberikan waktu mereka secara sukarela tanpa menerima gaji.

“Jumlah siswa kami meliputi 75 anak PAUD, 120 siswa SD, 22 siswa SMP, dan 60 santri di Pondok Tahfiz. Kami juga mendukung siswa SMK sebanyak 8 orang, dengan bantuan penuh dari sekolah,” jelas Hamsyiati.

Ia juga menyebutkan bahwa lulusan sekolah ini sudah ada yang berhasil menjadi sarjana, bahkan kembali untuk mengabdikan ilmunya di sekolah tersebut.

Baca Juga: Timnas Putri Indonesia Juara AFF 2024: Mengukir Sejarah dengan Rekor Rekor Spektakuler di Piala AFF Wanita

Dalam kunjungannya, tim baksos KBPA menyerahkan bantuan berupa 500 kg beras, perlengkapan sekolah seperti buku, alat tulis, kipas angin gantung, dan lemari besi. Selain itu, 150 nasi kotak juga dibagikan untuk anak-anak sekolah dan santri sebagai bentuk kehangatan dan kebersamaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X