2. Motif: Tatapan Sinis dan Emosi yang Memuncak
Sebelum insiden penusukan, Nanang mengaku merasa tersinggung oleh tatapan Sandy yang dianggap sinis. Rasa sakit hati ini diperparah saat Sandy meludah ke arahnya.
"Tiba-tiba korban meludah dan menatap sinis kepada tersangka," ungkap Wira.
Merasa dipermalukan, Nanang langsung mengambil sebilah pisau dapur dari kandang ayam yang berada di samping rumahnya.
"Kemudian tersangka merasa emosi lalu tersangka mengambil pisau dari kandang ayam di samping rumah," tambah Wira.
3. Sandy Berusaha Kabur Namun Tetap Dihujani Tusukan
Nanang mengejar Sandy yang mencoba melarikan diri menggunakan motor listriknya. Namun, tersangka berhasil mengejar dan melukai korban dengan pisau dapur.
"Selanjutnya tersangka menusuk bagian perut kiri korban sebanyak 2 kali dalam posisi korban masih berada di atas motor," ujar Wira.
Sandy sempat turun dari motor dan mencoba melawan dengan menangkis serangan Nanang. Namun, usaha ini tidak berhasil menghentikan amukan pelaku.
"Korban melakukan perlawanan dengan cara menangkis dan menghalangi tersangka untuk menusuknya," kata Wira.
4. Sandy Meregang Nyawa Meski Sempat Mencoba Melarikan Diri
Setelah menerima beberapa tusukan, Sandy berlari ke rumah tetangga untuk meminta pertolongan. Meski sempat dibawa ke rumah sakit, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Artikel Terkait
Misteri Penembakan Siswa SMK Semarang, Fakta Terkini dan Sosok Oknum Polisi Terlibat
Penembakan Bos Asuransi Kesehatan di AS, Tersangka Ditangkap, Temuan Petunjuk pada Selongsong Peluru
Kriminal Sepanjang 2024! Intip Kronologi Kasus Penemuan Mayat dalam Koper di Bekasi hingga Pemerasan Oknum Polisi di Acara DWP
Penembakan Pemilik Rental Mobil di Rest Area Diduga Sindikat Penggelapan, Simak 3 Kasus Fenomenal di Indonesia