4 Fakta Detik-detik Nanang Gimbal Tikam Sandy Permana, Bermula dari Tatapan Sinis hingga Meregang Nyawa

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 16 Januari 2025 | 18:56 WIB
Potret tersangka kasus pembunuhan Sandy Permana, Nanang Gimbal.   (Dok. Konferensi Pers Polda Metro Jaya)
Potret tersangka kasus pembunuhan Sandy Permana, Nanang Gimbal. (Dok. Konferensi Pers Polda Metro Jaya)

Baca Juga: Sandy Permana Meninggal Dunia Setelah Duel dengan Tetangga, Ketua RT Ungkap Penyebab dan Kronologi Lengkapnya

2. Motif: Tatapan Sinis dan Emosi yang Memuncak

Sebelum insiden penusukan, Nanang mengaku merasa tersinggung oleh tatapan Sandy yang dianggap sinis. Rasa sakit hati ini diperparah saat Sandy meludah ke arahnya.

"Tiba-tiba korban meludah dan menatap sinis kepada tersangka," ungkap Wira.

Merasa dipermalukan, Nanang langsung mengambil sebilah pisau dapur dari kandang ayam yang berada di samping rumahnya.

"Kemudian tersangka merasa emosi lalu tersangka mengambil pisau dari kandang ayam di samping rumah," tambah Wira.

Baca Juga: 5 Fakta di Balik Penangkapan Ronald Tannur, Terdakwa Kasus Pembunuhan yang Sempat Divonis Bebas PN Surabaya

3. Sandy Berusaha Kabur Namun Tetap Dihujani Tusukan

Nanang mengejar Sandy yang mencoba melarikan diri menggunakan motor listriknya. Namun, tersangka berhasil mengejar dan melukai korban dengan pisau dapur.

"Selanjutnya tersangka menusuk bagian perut kiri korban sebanyak 2 kali dalam posisi korban masih berada di atas motor," ujar Wira.

Sandy sempat turun dari motor dan mencoba melawan dengan menangkis serangan Nanang. Namun, usaha ini tidak berhasil menghentikan amukan pelaku.

"Korban melakukan perlawanan dengan cara menangkis dan menghalangi tersangka untuk menusuknya," kata Wira.

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Keji di Ciamis, Polres Ciamis Peragakan 54 Adegan di TKP Rancah dengan Menghadirkan 5 Saksi

4. Sandy Meregang Nyawa Meski Sempat Mencoba Melarikan Diri

Setelah menerima beberapa tusukan, Sandy berlari ke rumah tetangga untuk meminta pertolongan. Meski sempat dibawa ke rumah sakit, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X