Kemendikdasmen Resmi Luncurkan Portal Rumah Pendidikan untuk Siswa dan Guru, Apa Saja Manfaat dan Tujuannya?

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 26 Januari 2025 | 09:57 WIB
Kemendikbudristek melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) telah melakukan perilisan tahap awal portal Rumah Pendidikan, pada Selasa, 21 Januari 2025.  ( Instagram.com/rumahpendidikan.kemendikdasmen)
Kemendikbudristek melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) telah melakukan perilisan tahap awal portal Rumah Pendidikan, pada Selasa, 21 Januari 2025. ( Instagram.com/rumahpendidikan.kemendikdasmen)

Platform ini tidak menggantikan layanan pendidikan digital yang sudah ada, melainkan mengintegrasikannya untuk menghindari duplikasi dan meningkatkan efisiensi.

Versi beta dari aplikasi ini sudah dapat diakses melalui laman rumah.pendidikan.go.id dan diunduh di Play Store untuk pengguna Android. Untuk pengguna iOS, aplikasi masih dalam tahap pengembangan.

Baca Juga: Pembelajaran Ramadhan 2025 Sudah Diumumkan, Begini Detail Aturan untuk Siswa Muslim dan Non Muslim Selama Bulan Puasa

Suharti menjelaskan bahwa integrasi ini bertujuan untuk meminimalkan tumpang tindih informasi dan layanan digital, sehingga pengguna dapat memanfaatkan fitur yang relevan dengan kebutuhan mereka.

Peluncuran ini juga merupakan bagian dari roadmap pengembangan Rumah Pendidikan yang terbagi ke dalam tiga fase:

1. Tahun 2025: Integrasi lebih dari 950 aplikasi pendidikan menjadi portal informasi dengan fokus pada Ruang GTK, Murid, Sekolah, dan Bahasa.

Baca Juga: Mendikdasmen Ungkap Hasil Rapat Kabinet tentang Konsep Baru PPDB, Termasuk Bocoran Penghapusan Sistem Zonasi

2. Tahun 2026-2027: Penguatan ekosistem digital melalui teknologi API dan interoperabilitas data untuk mendukung kolaborasi.

3. Tahun 2028-2029: Implementasi layanan penuh, termasuk otomatisasi dokumen administratif dan layanan berbasis personalisasi.

Peningkatan Berkelanjutan Kepala Pusdatin, Yudhistira Nugraha, menyatakan bahwa Rumah Pendidikan akan terus diperbarui setiap tahun.

Baca Juga: Viral Video Siswa SMPN 39 Surabaya Wajib Tidur Siang saat Jam Sekolah, Praktik yang Sudah Ada di Beberapa Negara, Apa Saja Manfaatnya?

“Kami akan fokus pada peningkatan kualitas layanan digital, infrastruktur, dan kolaborasi antar direktorat di Kemendikdasmen agar seluruh fitur di portal ini bermanfaat secara berkelanjutan,” jelas Yudhistira.

Dia juga menambahkan bahwa layanan digital yang telah terbukti efektif tidak akan dihapus, melainkan diintegrasikan ke dalam Rumah Pendidikan untuk menyempurnakan pengalaman pengguna.

Efisiensi dan Kemudahan Akses

Dengan mengintegrasikan layanan yang sebelumnya tersebar dalam lebih dari 986 aplikasi menjadi 8 Ruang utama, Rumah Pendidikan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas sistem.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X