Ronald menjelaskan kasus ini berawal saat korban JS (26), tiba dari Makassar menggunakan pesawat Lion Air JT 703 rute Makassar (UPG)-Jakarta (CGK).
"Setelah pesawat mendarat di Terminal 2E Bandara Soekarno Hatta, pelapor menuju 'conveyor' untuk mengambil bagasi miliknya," terangnya.
Setelah pelapor mengambil bagasinya berupa satu buah koper dan dua buah kardus, kemudian pelapor memeriksa barang berharga miliknya yang ada di dalam koper sudah tidak ada.
Barang berharga tersebut, yakni satu buah cincin emas, dua cincin emas berlian, uang 300 dolar Amerika Serikat dan uang 300 dolar Singapura.
"Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp40.175.000 dan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta guna pengusutan lebih lanjut," tandas Ronald.***
Artikel Terkait
Baru Sebulan Menjabat, Dirjen Migas Mendadak Dicopot! Ada Apa di Balik Penggeledahan Kejagung Soal Dugaan Korupsi?
Bullion Bank Kian Nyata! OJK Restui Pegadaian Jadi Bank Emas, Erick Thohir Dorong Hilirisasi Tambang di Indonesia
Erdogan Sambangi Indonesia, Perjalanan Politiknya dari Wali Kota Tegas hingga Jadi Presiden Turki yang Disorot Dunia
Menkeu Sri Mulyani, Program MBG Itu Kayak Hajatan Mantu Tiap Hari, Bayangin Ribetnya Urus Catering Segitu Banyak!
Istana Bantah Isu Pemangkasan 50 Persen Anggaran BMKG, Sebut Mitigasi Bencana Tetap Jadi Prioritas Layanan Publik
Anggaran IKN Dipangkas Drastis, Benarkah Proyek Dihentikan? Ini Penjelasan Menteri Sri Mulyani dan Langkah Pemerintah
Jokowi Tegaskan IKN Tak Akan Mangkrak Meski Ada Efisiensi Anggaran: Proyek Jangka Panjang yang Sudah Sesuai Rencana
Meski Anggaran Dipangkas Ratusan Triliun, Pemerintah Pastikan Layanan Publik Optimal dan Program Prioritas Tetap Berjalan
Ultah Makin Seru! Ini Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis sebagai Kado Spesial dari Pemerintah untuk Masyarakat Indonesia
Ultah Sebelum CKG Dimulai? Tenang, Pemerintah Kasih Kesempatan Sampai April 2025 buat Nikmati Cek Kesehatan Gratis!