Selain itu, ada korban yang mengaku payudaranya diremas oleh dokter MSF saat akan melakukan persalinan dengan alasan mempercepat proses kelahiran bayi.
Kasus ini sekarang ditangani oleh tim khusus Polres Garut dan Polda Jawa Barat.
Selain tim khusus, Polisi juga membuka posko pengaduan untuk para korban pelecehan.
“Kita membuka posko pengaduan Polres Garut dan Polda Jabar juga kita membentuk tim khusus untuk penanganan ini,” kata Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang kepada wartawan di Garut pada Selasa, 15 April 2025.
“Dari hasil keterangan CCTV betul TKP berada di Klinik Karya Karsa Kabupaten Garut,” terangnya.
“Salah satu dokter berinisial MF diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pasiennya,” sambungnya.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti untuk penyelidikan.***
Artikel Terkait
Pasien RSHS Meninggal Dunia Usai Anak Perempuan yang Menunggu di Ruang Inap Diperkosa Dokter PPDS Unpad Anestesi
Dokter PPDS RSHS Ternyata Sudah Cabuli 2 Pasien Lain yang Masih Dirawat di Rumah Sakit, Polisi Beberkan Fakta Tambahan
Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dokter PPDS RSHS Kini Tak Lagi Bisa Praktik, STR Dicabut Selamanya oleh Kemenkes
Meski Sudah Dimaafkan, Keluarga Dokter PPDS Pemerkosa di RSHS Tetap Nyatakan Siap Bertanggung Jawab ke Korban
Sudah Dimaafkan Keluarga Korban, Tapi Dokter PPDS Pemerkosa di RSHS Tetap Diseret ke Jalur Hukum Tanpa Ampun!
IDI Siapkan Pemecatan Oknum Dokter PPDS yang Perkosa Keluarga Pasien RSHS Bandung, Tunggu Hasil Penyidikan!
Ketum IDI Tegur Rumah Sakit Usai Pemerkosaan oleh Dokter PPDS di RSHS Bandung: Pengawasan Dinilai Lemah!
Ketum IDI Sentil Soal Etika Dokter Usai Kasus Pemerkosaan di RSHS Bandung, Sumpah Dokter Sudah Tak Ada Artinya?
Menkes Budi Gunadi Buka Suara soal Pembekuan PPDS Anestesi Unpad di RSHS Bandung, Buntut Pemerkosaan Keluarga Pasien
Kementerian PPPA Tinjau TKP Pemerkosaan Anak Pasien oleh Oknum Dokter PPDS RSHS Bandung, Ruangan Belum Dioperasikan!