Kementerian PPPA Tinjau TKP Pemerkosaan Anak Pasien oleh Oknum Dokter PPDS RSHS Bandung, Ruangan Belum Dioperasikan!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 15 April 2025 | 10:19 WIB
Dokter residen yang melakukan pemerkosaan pada keluarga pasien.       (kolase instagram.com/drg.mirza dan x.com/colekcimol)
Dokter residen yang melakukan pemerkosaan pada keluarga pasien. (kolase instagram.com/drg.mirza dan x.com/colekcimol)

Mediapriangan.com - Dunia kedokteran dibuat geram dengan aksi bejat oknum dokter residen anestesi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjajaran, Priguna Anugerah Pratama.

Priguna terbukti melakukan tindakan pemerkosaan kepada 3 korbannya yang dilakukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Salah satu korban kejadian pada 18 Maret 2025 lalu di Gedung Maternal & Child Health Center (MCHC) lantai 7 RSHS Bandung dibius hingga tak sadarkan diri.

Baca Juga: Kementerian PPPA Desak Hukuman Maksimal untuk Dokter PPDS Pelaku Pemerkosaan Anak Pasien, Efek Jera Jadi Prioritas!

Modusnya saat itu adalah untuk melakukan cek darah pada korban di mana saat itu ia sedang menunggu ayahnya yang dirawat di ICU.

Karena kasus ini, Wakim Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan bersama mengunjungi RSHS Bandung dan meninjau lokasi kejadian.

Dari kunjungannya ini terungkap bahwa gedung yang menjadi TKP belum beroperasi.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Sebut Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil Jadi Viral Karena ‘Kebodohan’ Netizen, Begini Kata Dia!

“Tadi ketika kita mendatangi, itu adalah ruangan yang masih dalam proses perbaikan, jadi itu ruangan di lantai yang belum dioperasikan,” kata Veronica di RSHS Bandung pada Senin, 14 April 2025.

“Jadi memang ada ruangan-ruangan yang sudah menjadi perencanaan daripada si oknum itu,” imbuhnya.

“Lewat tangga darurat, keluar dari lantai 6, naik tangga, terus masuk ke lantai 7 dan di saat tengah malam,” tambahnya.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Tanggapi Heboh Isu Ridwan Kamil Selingkuh, Sebut Banyak Netizen Mendadak Jadi Detektif di Medsos

Veronica kemudian membayangkan iming-iming seperti apa dari oknum dokter tersebut sampai korban mau mengikutinya.

“Saya lagi membayangkan kondisi korbannya itu kan pasti ayahnya lagi sakit, mungkin saja diiming-iming tidak usah bayar, saya lagi membayang ya,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X