Terbongkar! Bayi Terlantar di Kebumen Ternyata Hasil Hubungan Gelap Oknum Kepsek SD dan Buruh Serabutan, Bikin Geger!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 19 April 2025 | 18:40 WIB
Kapolres Kebumen Jawa Tengah, AKBP Eka Baasith. (Instagram.com/@polreskebumen)
Kapolres Kebumen Jawa Tengah, AKBP Eka Baasith. (Instagram.com/@polreskebumen)

Mediapriangan.com - Polres Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) mengungkap kasus bayi terlantar yang diduga hasil perselingkuhan antara oknum Kepala SD dengan seorang pria yang berprofesi sebagai buruh serabutan.

Terkini, Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith menuturkan oknum kepala sekolah ditangkap lantaran diduga membuang bayi hasil perselingkuhannya.

Terkait kasus ini, kini kedua orang tua biologis dari bayi tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Pelecehan di RS Swasta Malang Kembali Terjadi, Pasien Diduga Difoto Setengah Telanjang Saat Dirawat Sendirian!

Kepala Sekolah SD itu merupakan wanita berinisial CS (41), sedangkan pasangan selingkuhnya inisial S (44) merupakan warga Kecamatan Karanganyar, Kebumen.

Eka mengklaim, CS berprofesi sebagai kepala sekolah di salah satu SD di Karanganyar. Sedangkan S bekerja sebagai buruh serabutan.

"Kurang dari 24 jam kami telah berhasil mengungkap kasus penemuan bayi," tutur Eka saat menggelar konferensi pers di Mapolres Kebumen, Jateng, pada Jumat, 18 April 2025.

Baca Juga: Dirawat Inap Sendiri di RS Swasta Malang, Pasien Diduga Dilecehkan Dokter dan Kini Ambil Langkah Hukum Serius!

"CS merupakan ASN di kesatuan pendidikan di Kebumen, sebagai kepala sekolah sedangkan S buruh serabutan. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka," sambungnya.

Kapolres menjelaskan, sebelum kasus itu terungkap pada Minggu, 13 April 2025 lalu, Polsek Karanggayam mendapat informasi dari warga terkait penemuan bayi lak-laki di sebuah rumah kosong di Jalan Guyangan-Petanahan, Kebumen, Jateng.

Bayi tersebut diakui telah ditemukan oleh tersangka S dan dibawa oleh yang bersangkutan ke rumah adiknya.

Baca Juga: Modus Bejat! Guru PJOK di Lumajang Tunjukkan Alat Vital ke Siswi SD Lewat Video Call, Ancam Tak Diberi Nilai!

Saat dibawa oleh tersangka S, diketahui bayi itu baru saja dilahirkan karena masih terdapat tali pusar dan ari-ari.

Merasa takut terjadi apa-apa, adik tersangka yang tidak curiga langsung memanggil bidan untuk memotong ari-ari bayi tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X