Tragedi Amunisi Tewaskan 13 Orang, Dedi Mulyadi Ungkap Ada Korban Sipil Bantu TNI AD Selama 10 Tahun Tanpa Status Jelas

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 14 Mei 2025 | 08:44 WIB
Potret lokasi peristiwa ledakan amunisi atau bahan peledak di Garut, Jawa Barat (kiri) dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.    ( X.com/@r4g4ji/(Instagram.com/@dedimulyadi71)
Potret lokasi peristiwa ledakan amunisi atau bahan peledak di Garut, Jawa Barat (kiri) dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. ( X.com/@r4g4ji/(Instagram.com/@dedimulyadi71)

Pernyataan ini menampik anggapan yang berkembang di media sosial bahwa para warga sipil tersebut hanya ‘nyelonong’ ke area berbahaya tanpa izin.

Sebaliknya, Dedi menyampaikan bahwa mereka adalah pekerja berpengalaman yang kerap terlibat dalam aktivitas teknis pemusnahan amunisi.

Berdasarkan fakta yang dihimpun, Gubernur Jabar itu menyimpulkan bahwa para korban sipil mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas.

Baca Juga: Tragedi Ledakan Amunisi di Garut, 13 Orang Tewas Usai Detonator Meledak Mendadak dari Lubang Ketiga, Ini Kronoligisnya

"Kalau mereka bekerja dan kecelakaan terjadi saat mereka bertugas, ini jelas kecelakaan kerja," tegas Dedi.

Tragedi ini tidak hanya membuka luka bagi keluarga korban, tetapi juga membuka pertanyaan besar tentang perlindungan dan status hukum para warga sipil yang bekerja di bawah bayang-bayang institusi militer.

Masyarakat kini menanti langkah nyata dari pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan insiden serupa tak terulang di masa depan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X