Terbongkar! Guru Ngaji di Tebet Diduga Cabuli 10 Santri, Polisi Sebut Bisa Ada Korban Lain yang Belum Terungkap

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 29 Juni 2025 | 17:37 WIB
Foto Ilustrasi - Seorang guru ngaji ditangkap polisi atas dugaan tindak pencabulan terhadap santrinya.  (freepik.com)
Foto Ilustrasi - Seorang guru ngaji ditangkap polisi atas dugaan tindak pencabulan terhadap santrinya. (freepik.com)

Mediapriangan.com - Seorang pria yang selama ini dikenal sebagai guru ngaji di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, kini harus berurusan dengan hukum setelah ditangkap atas dugaan mencabuli belasan santri yang masih anak-anak.

Kasus ini mencuat setelah video penangkapan pelaku beredar luas di media sosial, memperlihatkan garis polisi membentang di sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi pencabulan.

Pelaku diketahui merupakan pengajar mengaji yang dipercaya oleh warga sekitar untuk mendidik anak-anak dalam bidang keagamaan.

Baca Juga: Cak Imin Siap Razia Pesantren Palsu, Janji Tindak Tegas Kasus Pencabulan dan Bongkar Pesantren 'Sesat' di Indonesia

Pihak kepolisian membenarkan penangkapan tersebut. “Sudah diamankan (pelaku),” ujar Kompol Murodih, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, saat dikonfirmasi pada Minggu, 29 Juni 2025.

Menurut Murodih, jumlah korban yang sudah berhasil diidentifikasi sejauh ini mencapai 10 orang.

Namun, ia tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah tersebut masih bisa bertambah seiring berjalannya proses penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk sementara korban ada 10 orang, tidak menutup kemungkinan adanya korban lain,” tambahnya.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Pelecehan Seksual Dokter Kandungan di Garut, Kejadian Bukan di 2025, Kini Sudah Dilarang Praktik

Kasus ini kini ditangani langsung oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan.

Polisi juga menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan pendampingan bagi para korban.

"Selanjutnya akan berkoordinasi dengan pihak terkait Peksos dan UPTPPPA untuk pendampingan korban," jelas Murodih.

Baca Juga: Pelecehan di RS Swasta Malang Kembali Terjadi, Pasien Diduga Difoto Setengah Telanjang Saat Dirawat Sendirian!

Hingga saat ini, pihak berwenang masih mendalami motif dan modus dari pelaku dalam melancarkan aksi bejatnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X