PT Abhyakta Dharma Yasa sebut Nana, bukan sekadar perusahaan milik pemerintah daerah, melainkan simbol kemandirian ekonomi Tasikmalaya. Melalui BUMD ini, pemerintah ingin menghadirkan inovasi, membuka peluang kerja, dan mengoptimalkan potensi lokal.
"Kami ingin BUMD ini dikelola oleh orangorang yang punya visi jangka panjang, bukan hanya mencari posisi. Ini wadah bagi profesional Tasikmalaya untuk membuktikan kapasitasnya dalam membangun daerah," tutur Nana.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap, dengan perpanjangan pendaftaran tahap ketiga ini, muncul figurfigur baru yang siap memimpin BUMD menuju tata kelola yang sehat, adaptif, dan berdaya saing.
"Bagi para profesional yang ingin menorehkan kontribusi nyata untuk Tasikmalaya, inilah saatnya mengambil bagian dalam perubahan," ucap Nana.***
Artikel Terkait
FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Kapasitas Anggota Muda Lewat Pelatihan Regional
Wujudkan Kabupaten Tasikmalaya Damai, Bupati Cecep Dorong Penguatan Moderasi Beragama
Mantan Kepala Kejari Kabupaten Tasikmalaya Agus Khausal Alam Raih Jabatan Strategis di Kejaksaan Agung RI
Arip Rachman Ajak Warga Kabupaten Tasikmalaya Taat Pajak, Ungkap Alasan Pentingnya Awasi Pembangunan Daerah
Langkah Humanis Kejari Kabupaten Tasikmalaya Wujudkan Pemulihan dan Reintegrasi Sosial
Tancap Gas, Kejari Kabupaten Tasikmalaya Selamatkan Uang Negara Rp 5,87 Miliar, Kawal Proyek Strategis Daerah