Kebakaran Rumah Hakim PN Medan Sehari Sebelum Sidang Korupsi Sumut, Khamozaro Waruwu Dapat Telepon Misterius

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 6 November 2025 | 07:22 WIB
Menyoroti insiden kebakaran rumah hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Khamozaro Waruhu di Kota Medan, Sumatera Utara.  (Dok. Damkar Medan)
Menyoroti insiden kebakaran rumah hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Khamozaro Waruhu di Kota Medan, Sumatera Utara. (Dok. Damkar Medan)

Mediapriangan.com - Linimasa media sosial tengah ramai membicarakan insiden kebakaran rumah Hakim PN Medan, Khamozaro Waruwu, yang terjadi pada Selasa, 4 November 2025, sekitar pukul 10.43 WIB. Peristiwa itu menyita perhatian publik karena terjadi hanya sehari sebelum sidang pembacaan tuntutan kasus korupsi proyek jalan di Sumatera Utara (Sumut).

Kebakaran tersebut melanda rumah Khamozaro yang berlokasi di Jalan Pasar II, Komplek Taman Harapan Indah, Tanjung Sari, Kota Medan. Kamar tidur utama di rumah itu dilaporkan hangus dilalap api, meski saat kejadian kondisi rumah sedang kosong.

“Kejadiannya di kamar tidur utama, rumah dalam keadaan kosong,” ujar Khamozaro Waruwu kepada awak media pada Selasa malam, 4 November 2025.

Baca Juga: Polemik Dana APBD Mengendap di Bank, Jabar Bantah Rp4,1 T, DKI Klaim Benar 1000 Persen, Sumut Ikut Menyangkal

Publik menyoroti waktu kejadian yang berdekatan dengan agenda sidang tuntutan terhadap Topan Obaja Putra Ginting, mantan Kepala Dinas PUPR Sumut, yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 5 November 2025.

Kasus yang ditangani oleh Hakim PN Medan ini merupakan lanjutan dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Juni 2025 yang menyeret sejumlah pejabat dan kontraktor di Sumut.

Khamozaro Waruwu Akui Syok dan Pulang Naik Motor

Dalam keterangannya, Khamozaro Waruwu mengaku pertama kali mengetahui rumahnya terbakar saat sedang memimpin sidang. Ia mendapat pesan dari seseorang yang memberi tahu kejadian tersebut.

Baca Juga: Viral Bobby Nasution Hentikan Truk Pelat Aceh, Pemprov Sumut Tegaskan Bukan Razia tapi Ajakan Bayar Pajak

“Ada yang menelpon saya, tapi karena sidang saya tidak angkat. Saat dibalas lewat WA, baru diberi tahu rumah saya kebakaran,” terang Khamozaro Waruwu.

“Saya langsung syok, menutup sidang, dan segera ke rumah naik motor bersama sekuriti,” imbuhnya.

Setibanya di lokasi, rumahnya sudah dipadati warga dan api telah melahap sebagian besar bangunan. Sejumlah barang berharga ikut terbakar, termasuk dokumen penting, pakaian dinas, dan perhiasan milik istrinya.

Baca Juga: Ferry Irwandi Sindir Laporan Hera Lubis ke Polda Sumut, Sentil Unggahan yang Dihapus dan Pentingnya Pendidikan

“Yang tersisa hanya baju di badan. Pakaian kantor, dokumen kepegawaian, dan perhiasan istri yang dikumpulkan bertahun-tahun habis terbakar,” ungkap Khamozaro Waruwu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X