Meski dipulangkan, Ferry disebut memiliki peran penting sebagai penghubung antara enam Kepala UPT dengan pimpinan Dinas PUPR Riau. Ia diduga berperan dalam mengoordinasikan pengumpulan dana fee untuk diserahkan kepada Gubernur Riau Abdul Wahid.
Dari hasil OTT, tim KPK menemukan uang tunai Rp1,6 miliar dalam tiga mata uang — rupiah, dolar AS, dan pound sterling. Uang tersebut diduga terkait rencana perjalanan Gubernur Riau ke tiga negara.
“Ada beberapa keperluan ke luar negeri, ke Inggris, ke Brasil, dan terakhir ke Malaysia. Itulah mengapa kami temukan uang dalam tiga mata uang,” ungkap Asep.
Baca Juga: Puan Maharani Minta Pejabat Daerah Introspeksi Diri Usai OTT KPK Gubernur Riau Abdul Wahid
Asep menambahkan, di tengah defisit anggaran daerah, sang gubernur justru memaksa bawahannya untuk menutupi biaya perjalanan pribadinya. “Seharusnya, kalau anggaran defisit, jangan membebani pegawai. Tapi ini malah meminta uang,” tegasnya.
Drama penangkapan Gubernur Riau Abdul Wahid turut mencuri perhatian publik. Tim KPK sempat mendapati sang gubernur bersembunyi di sebuah kafe tak jauh dari rumahnya.
“Kami menduga memang sudah janjian. Tapi karena waktunya molor, dia curiga dan memilih bersembunyi di kafe,” ujar Asep dalam keterangan terpisah.
“Kafe itu bukan di tempat jauh, masih sederetan dengan rumahnya,” tambahnya.
Akhirnya, KPK berhasil mengamankan Abdul Wahid bersama delapan orang lainnya, termasuk pejabat dari Dinas PUPR Riau. Sehari kemudian, Tenaga Ahli Dani M. Nursalam menyerahkan diri, memperpanjang daftar nama pejabat yang terseret dalam kasus korupsi Gubernur Riau tersebut.***
Artikel Terkait
Viral Foto Wamenaker Immanuel Ebenezer Terpasang Alat Medis Usai OTT, KPK Pastikan Kondisinya Sehat
OTT KPK! Wamenaker Immanuel Ebenezer Diduga Terima Rp3 Miliar dari Pemerasan Sertifikat K3 dalam 2 Bulan
Bantah Terjaring OTT, Wamenaker Immanuel Ebenezer Klarifikasi Kasus Rp3 Miliar Bukan Pemerasan Sertifikasi K3
Viral Lagi Video Immanuel Ebenezer Serukan Hukuman Mati Koruptor, Publik Singgung Usai Ditangkap KPK OTT Sertifikasi K3
KPK OTT di Riau, 10 Orang Diamankan Termasuk Pejabat Pemprov, Dugaan Korupsi Dinas PUPR
Puan Maharani Minta Pejabat Daerah Introspeksi Diri Usai OTT KPK Gubernur Riau Abdul Wahid