Bupati Cecep Hadiri Milangkala ke-33 Tanjungjaya, Serukan Kolaborasi Menuju Kecamatan Maju dan Religius

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Kamis, 6 November 2025 | 21:17 WIB
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin hadiri Milangkala ke-33 Tanjungjaya, serukan kolaborasi dan semangat religius warga. (Dok. Prokompim)
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin hadiri Milangkala ke-33 Tanjungjaya, serukan kolaborasi dan semangat religius warga. (Dok. Prokompim)

Mediapriangan.com - Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menghadiri Tabligh Akbar sekaligus malam puncak Milangkala ke-33 Kecamatan Tanjungjaya, Rabu, 5 November 2025.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekhidmatan, ribuan warga memadati lapangan Kecamatan Tanjungjaya untuk mengikuti rangkaian acara yang sarat nilai religius dan kebersamaan tersebut.

Bupati Cecep menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran pemerintah kecamatan serta masyarakat Tanjungjaya yang telah menjaga semangat gotong royong dan konsistensi dalam membangun wilayahnya selama 33 tahun.

Baca Juga: Penyidikan Makin Dalam, Kejari Tasikmalaya Siap Tetapkan Tersangka Baru Kasus Pupuk Bersubsidi

“Peringatan milangkala ini bukan hanya tentang usia, tetapi tentang perjalanan panjang dan kerja keras kita bersama. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi membangun Tanjungjaya yang lebih maju, religius, dan berdaya saing,” ujar Cecep.

Bupati Cecep menegaskan, kemajuan daerah berawal dari kekompakan masyarakat di tingkat kecamatan dan desa, yang menjadi pondasi kuat bagi pembangunan Kabupaten Tasikmalaya secara keseluruhan.

Momentum Milangkala ke-33 ini pun sebut Bupati Cecep, menjadi simbol optimisme baru bagi Tanjungjaya.

Baca Juga: Pohon Tumbang Tutup Akses Puskesmas Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya, Listrik Sempat Terputus

Sebuah wilayah yang terus meneguhkan diri sebagai kecamatan yang religius, produktif, dan berdaya tumbuh bersama masyarakatnya.

Dari pantauan di lapangan, acara puncak milangkala berlangsung meriah dan khidmat, diisi dengan tausiah tabligh akbar, penampilan seni daerah, serta doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas capaian pembangunan dan keharmonisan masyarakat.

Suasana malam kian semarak ketika warga dari berbagai desa turut menampilkan kreasi seni lokal, menandakan semangat pelestarian budaya yang hidup berdampingan dengan nilai-nilai keagamaan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X