“Yang perlu kita pelajari pada kasus penculikan anak Bilqis, di mana Bilqis ditransport dipindahkan dari Makassar sampai ke Jambi,” ujar Manang.
“Itu jarak yang cukup jauh dan membutuhkan sarana transportasi yang berpindah-pindah mulai dari pesawat dan dipindahkan menggunakan kendaraan mobil,” sambungnya.
Ia menilai Kasus Bilqis harus menjadi momentum evaluasi agar pihak bandara, maskapai, dan seluruh penyelenggara keamanan transportasi lebih waspada, terutama ketika mengizinkan penumpang anak memasuki area sterilisasi.***
Artikel Terkait
CCTV Terhapus Hambat Pencarian Alvaro Kiano, Polisi Pesanggrahan Telusuri Laporan Masyarakat hingga Lintas Daerah
PBVSI Rilis Daftar Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025, Empat Pemain Akan Dicoret
Gol Jarak Jauh Rizky Ridho Antar Dirinya ke FIFA Puskas Award 2025, Persaingan Nominasi Puskas Makin Ketat
Energi Muda di Pucuk Pimpinan, Tiga Kandidat Direksi PT Abhyakta Diuji Bupati Tasikmalaya
Persaingan Memanas, PBVSI Segera Coret 4 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025
Kasus Perundungan Siswa SMP Tangsel, Polisi Telusuri Kondisi MH untuk Pastikan Unsur Pidana