Pencarian Korban Longsor Cilacap Terus Dikebut, BNPB Ungkap 47 Warga Terdampak dan 21 Masih Hilang

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 15 November 2025 | 21:49 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait kondisi para korban dalam insiden longsor di Cilacap, Jawa Tengah.  (X.com/@InfoJateng)
Menyoroti fakta terkini terkait kondisi para korban dalam insiden longsor di Cilacap, Jawa Tengah. (X.com/@InfoJateng)

 

Mediapriangan.com - Pemerintah pusat dan daerah terus memacu pencarian korban dalam insiden Longsor Cilacap yang melanda Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, sejak Kamis malam, 13 November 2025.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut membuat tebing tanah di dua dusun tidak stabil, memicu longsoran besar yang langsung menimbun permukiman warga.

Sejak malam kejadian, operasi penyelamatan dilakukan tanpa jeda. Tim gabungan mulai dari TNI, Polri, relawan, BPBD hingga BNPB menyisir lokasi secara manual sebelum alat berat akhirnya dapat diterjunkan pada Jumat pagi, 14 November 2025.

Baca Juga: Update Bencana Longsor di Cilacap, 16 Rumah Tertimbun, 21 Warga Hilang dan Pencarian Terus Diperluas

Pemerintah menilai situasi di lapangan masih berada dalam fase golden time, sehingga setiap menit menjadi krusial.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan data terkini mengenai jumlah warga terdampak dan proses evakuasi yang terus bergerak.

“Korban ada 47 orang, 47 itu rinciannya ada 3 yang sudah ditemukan meninggal dunia, 23 orang selamat, dan ada 21 orang yang sedang dicari,” kata Suharyanto kepada awak media di Bogor, Jumat, 14 November 2025.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Ciamis Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Perkuat SDM Pariwisata

Ia menegaskan seluruh sumber daya difokuskan untuk menemukan warga yang masih hilang.

“Fokus kami mencari 21 orang hilang. Kami kerahkan alat berat, pompa, kemudian masyarakat di sekitar situ kami juga pastikan segala kebutuhan dasar terpenuhi dan mudah-mudahan bisa ditemukan,” tuturnya.

Penjelasan lanjutan disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, yang menegaskan bahwa upaya pencarian korban berjalan nyaris tanpa henti sejak malam pertama.

Baca Juga: Kasus Bilqis Ungkap Celah Verifikasi Identitas Bandara, Polisi Tekankan Pentingnya Pemeriksaan Ketat Penumpang Anak

“Pencarian tetap dilakukan secara maksimal karena masih dalam masa golden time,” ujar Muhari, Jumat, 14 November 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X