Tapanuli Tengah dan Sibolga Jadi Perhatian Serius, BNPB Sebut Akses Terputus oleh Longsoran 50 Km!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 30 November 2025 | 20:14 WIB
Kepala BNPB, Suharyanto mengungkapkan tim gabungan berupaya buka akses di jalur terputus di wilayah Sumatera Utara.  (Instagrambnpb_indonesia)
Kepala BNPB, Suharyanto mengungkapkan tim gabungan berupaya buka akses di jalur terputus di wilayah Sumatera Utara. (Instagrambnpb_indonesia)

 

Mediapriangan.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyampaikan perkembangan terkini bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Sumatera Utara.

Dalam konferensi pers bersama Menko PMK di Sumatera Utara pada Minggu, 30 November 2025, Suharyanto menyatakan bahwa penanganan di beberapa wilayah yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang telah memasuki hari ke-4.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Langkat, Medan, Tebing Tinggi, dan Asahan sudah dinilai relatif teratasi dan tidak lagi memerlukan penanganan terpusat dari Pemerintah Pusat.

Baca Juga: Ngeri! Aksi Penjarahan dan Rebutan Logistik di Tapanuli Tengah - Sibolga, Begini Kata BNPB

“Kota Medan yang merupakan ibu kota provinsi sempat banjir, tapi per hari ini adalah hari ke-4 karena Sumatera Utara itu duluan yang terkena bencana,” ujar Kepala BNPB Suharyanto.

“Jadi, mulai tanggal 25 dan 26 November 2025, itu hujan deras sehingga kita baru masuk tanggal 27 November 2025,” imbuhnya.

Fokus Utama Penanganan di Tapanuli Tengah dan Sibolga

Meskipun demikian, ada beberapa daerah di Sumatera Utara yang kini menjadi "Pekerjaan Rumah (PR) besar" bagi tim evakuasi BNPB.

Baca Juga: Arneta Putri Dicoret, Skuad Final Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025 Jadi Sorotan

Wilayah Tapanuli, yang meliputi Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga, menjadi fokus utama penanganan.

“PR kita di wilayah Sumatera Utara ini adalah Tapanuli, Pak. Jadi, yang terdampak ada Tapanuli Utara, ada Humbang Hasundutan, ada Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, kemudian Langkat,” jelas Suharyanto.

Ia menekankan bahwa dari semua wilayah terdampak, yang paling perlu mendapat perhatian serius saat ini adalah Tapanuli Tengah dan Sibolga.

Baca Juga: Resmi Dirilis PP PBVSI, Ini Daftar 14 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X