Baca Juga: Perlindungan Masyarakat Diperkuat Jelang Nataru 2025 2026, IFG Siagakan Layanan Terpadu
"Kita mencegah over supply di Jakarta, sehingga syok pada rantai pasokan itu bisa diminimalisir," tuturnya.
"Jadi kita tidak merugikan petani-petani di daerah yang lain, gitu," tegas Ferry.
Selain Jakarta, Ferry Irwandi membuka peluang penyaluran komoditas tani ke berbagai wilayah lain, termasuk antardaerah di Sumatera maupun ke luar Pulau Jawa. Langkah ini dinilai lebih merata dalam mendukung pemulihan ekonomi pascabencana.
"Jadi ada beberapa titik, dan bahkan kita sedang melakukan kerja sama juga untuk pihak di luar Jawa," ungkapnya.
"Kita bisa antarkan (cabe) ke daerah-daerah Sumatera Selatan seperti Palembang dan lain sebagainya," sebut Ferry.
Tidak hanya cabai, Ferry Irwandi menilai sejumlah komoditas tani lain dari Sumatera memiliki potensi besar untuk menggerakkan kembali ekonomi warga. Komoditas seperti kopi dan bawang merah disebut siap didistribusikan dalam tahap berikutnya.
"Nah, di kesempatan berikutnya kita akan bawa komoditi lain seperti kopi, bawang merah yang sudah kita rose, jadi didistribusikan di sini," terang Ferry.
"Besok inisiasi pertama kita akan membawa kopi 1 juta, kita jalan lagi, lalu membawa bawang merah dan kopi lagi senilai 10 ton, beserta komoditas yang lain," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Alumni Pesantren Sukamanah Ajak Masyarakat Jadikan Musibah Aceh sebagai Momentum Introspeksi dan Kepedulian Sosial
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Resmi Dirilis, Putaran Pertama Dimulai Bulan Januari 2026, Catat Selengkapnya!
Jadwal Voli Putri Proliga 2026 Dirilis, Aksi Megawati Hangestri Dinanti di Pertandingan Putaran Pertama, Catat!
Jadwal Film Bioskop Tasik XXI Plaza Asia dan Transmart, Tayang Perdana Patah Hati yang Kupilih dan Janur Ireng
Kota Banjar Raih Juara I P2WKSS Jawa Barat 2025, Sekolah Perempuan Ikut Berprestasi
Kabupaten Ciamis Borong Penghargaan Jawa Barat 2025, P2WKSS dan Sekoper Cinta Jadi Sorotan