Ia berharap, traktor bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya di sekitar Kelompok Tani Sinarjaya, sehingga memberikan hasil yang signifikan.
Baca Juga: Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong Dimusnahkan di Kota Tasikmalaya Jelang Tahun Baru 2026
Di Kelompok tani Sinarjaya sendiri kata Momon, jenis pertanian yang dikembangkan diantaranya palawija seperti kacang kacangan, padi darat, jagung dan lainnya. Adapun luas lahan yang digarap untuk jagung seluas lima hektare dan padi darat lima hektare.
"Kedepan kita juga berharap ada bantuan solar bersubsidi supaya lebih meringankan untuk para petani untuk operasional alat pertanian yang diberikan. Kedepan kita akan membuat jadwal penggunaan traktor supaya berkesinambungan, "Katanya.
Sedangkan untuk perawatan traktor kata Momon, pihaknya akan memberlakukan uang sewa penggunaan traktor yang hasilnya bisa digunakan untuk biaya perawatan seperti untuk ganti oli, solar dan lainnya.
Momon menjelaskan pihaknya akan memberlakukan biaya sewa penggunaan traktor, yang hasilnya dialokasikan untuk perawatan seperti penggantian oli, pembelian solar, dan kebutuhan lainnya.
"Mudah-mudahan dengan adanya mesin traktor ini biaya operasional petani bisa lebih murah. Misalnya yang biasa satu hektar biayanya satu juta bisa jadi setengah juta, juga bisa mempercepat proses garapan, " ucap Momon. ***
Artikel Terkait
Pemuda PUI Kota Tasikmalaya Resmi Dilantik, Dorong Kaderisasi dan Kolaborasi Menuju Generasi Emas
PDM Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Gelar RAPIMDA, Matangkan Arah Kebijakan dan Program 2025-2026
KADIN Kota Tasikmalaya Dorong UMKM Tasikmalaya Naik Kelas Lewat Business Summit 2025
Reuni Alumni MTsN 2 Kota Tasikmalaya Angkatan 2003, Lepas Rindu Setelah 22 Tahun
Perayaan Tahun Baru, Warga Kota Tasikmalaya Diminta Tidak Menyalakan Petasan dan Kembang Api
Malam Tahun Baru 2026, Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya Ditutup untuk Kendaraan Bermotor