PALEMBANG, Mediapriangan.com - Video viral yang memperlihatkan dugaan pungli terhadap relawan bencana Aceh saat melintas di Palembang ramai diperbincangkan publik.
Rekaman tersebut menampilkan dugaan pungli yang dialami rombongan relawan bencana Aceh dalam perjalanan membawa bantuan kemanusiaan menuju Aceh.
Dalam unggahan akun Instagram @storyrakyat_ pada Kamis, 8 Januari 2026, perekam video menyebut pria yang diduga melakukan dugaan pungli mengenakan rompi bertuliskan Dinas Perhubungan.
Baca Juga: Atmosfer Final Seri Pontianak Bikin Tegang, Megawati Hangestri Ungkap Kunci Comeback di Proliga 2026
Aksi dugaan pungli itu disebut terjadi di kawasan Terminal Karya Jaya Palembang, Kecamatan Kertapati.
Diketahui, rombongan relawan bencana Aceh tersebut berangkat dari Kota Serang, Banten, pada Selasa, 6 Januari 2026.
Mereka membawa misi kemanusiaan berupa kegiatan bersih-bersih masjid dan musala, trauma healing untuk anak-anak penyintas, serta penyaluran 1.250 Al-Qur’an dan Iqro.
"Perjalanan terganggu keesokan harinya, saat kendaraan minibus Elf yang mereka gunakan dihentikan mendadak di depan Terminal Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang," demikian tertulis dalam unggahan tersebut.
Perekam video menyebutkan mobil bantuan itu dihentikan oleh oknum yang diduga berasal dari Dishub Palembang, sehingga memunculkan dugaan pungli di lokasi tersebut.
"Jadi kita kena tilang sama Dishub. Ini uangnya, aneh," kata perekam video itu.
"Yang ngurusin jalan itu yang ngurusin, yang kayak gitulah, menyetop (mobil angkutan barang), nanti transaksinya di mana? di warung," sambungnya.
Menanggapi viralnya dugaan pungli terhadap relawan bencana Aceh tersebut, pihak Dishub Palembang membenarkan adanya transaksi ilegal di Terminal Karya Jaya Palembang. Namun, Dishub Palembang menegaskan pelaku bukan berasal dari institusinya.
Artikel Terkait
Enam Jembatan Bailey Aceh Rampung, Pemulihan Pascabencana Dipercepat demi Buka Akses Darat
Viral Gotong Royong Warga Aceh Bantu Mobil PLN Terobos Jalan Berlumpur Pascabencana
Pascabanjir Bandang Aceh Timur, Warga Terpaksa Sewa Beko Mahal untuk Bersihkan Lumpur di Rumah
Sempat Disebut Rp150 Juta, Sumur Bor di Aceh Timur Ternyata Dibuat Warga Hanya Rp15 Juta
Relawan Bidan Nyaris Terseret Arus Sungai Kala Ili Aceh Tengah Saat Akses Terputus Pascabanjir
Warga Kota Aceh Tamiang Keluhkan Krisis Air Minum Pascabanjir, Bantuan Disebut Mulai Berkurang
Tanpa Seragam Sekolah, Anak-Anak Aceh Tamiang Tetap Antusias Jalani Hari Pertama Sekolah Pascabanjir
Tali Sling Jadi Andalan Warga Kecamatan Ketol Aceh Tengah, Desa Masih Terisolir Lebih dari 40 Hari Pascabanjir
Kisah Warga Aceh Tamiang Mengalah dari Antrean Huntara Usai Banjir Sumatera, Pilih Dahulukan Penyintas Lebih Terisolir
Banjir Bandang Aceh Tengah Disorot Salim A Fillah, Curhat Kepala Desa Ungkap Perjuangan Warga Bertahan