Terpisah, Prof. Alik Sutaryat menjelaskan bahwa pendekatan pertanian organik perlu terus dikenalkan kepada petani sebagai alternatif dari penggunaan bahan kimia yang selama ini cukup tinggi.
Baca Juga: Dorong Layanan 112 Lebih Responsif dan Humanis, Diskominfo Ciamis Gelar Bimtek Call Taker
“Selama ini petani sangat bergantung pada bahan kimia, sementara hasilnya tidak selalu sebanding. Lewat pendekatan organik, kita ingin menunjukkan bahwa hasil tetap bisa baik dengan cara yang lebih sehat bagi tanah dan lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir, GACCORS telah mengembangkan lahan percontohan organik di sejumlah kecamatan di Kabupaten Ciamis dengan hasil panen yang dinilai cukup baik.
Pendekatan yang diterapkan mencakup pengelolaan tanah, air, dan tanaman secara terpadu. GACCORS berharap praktik Pertanian Organik dapat terus diperluas dan diterapkan oleh lebih banyak petani di Kabupaten Ciamis.***
Artikel Terkait
Kabupaten Ciamis Borong Penghargaan Akhir 2025, Bupati Herdiat Tegaskan Capaian Bukan Tujuan Utama
Jelang Tutup Tahun 2025, Bupati Herdiat Resmi Lantik 5 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Ciamis
Bupati Herdiat Kukuhkan 78 Guru sebagai Kepala Sekolah SD dan SMP di Kabupaten Ciamis, Cek Daftarnya
Herdiat Sunarya Dilantik Jadi Ketua Mabicab, Gerakan Pramuka Ciamis Fokus Penguatan Karakter Generasi Muda
Pemerintah Kabupaten Ciamis Dorong Jurnalisme Positif Bersama IJTI Korda Galuh Raya Awal 2026
FGD Pemkab Ciamis Dorong Solusi Konkret Integrasi KDMP dan MBG untuk Perkuat Ketahanan Pangan