“Ke depan, pertanian organik ini jangan hanya ditekuni oleh para orang tua. Anak-anak muda harus dilibatkan. Masih banyak pemuda yang belum memiliki pekerjaan, alangkah baiknya mereka diajak dan dibimbing oleh para petani yang sudah berpengalaman,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan potensi alam Ciamis secara optimal melalui pertanian organik, sebagai jalan bersama menuju Kabupaten Organik yang berdaya saing dan berkelanjutan.
“Mari kita bersama-sama membangun Ciamis di sektor pertanian. Kita syukuri anugerah tanah subur dan air yang melimpah ini, dan kita optimalkan sebaik-baiknya,” pungkas Herdiat.
Sementara itu, Ketua Petani Organik Mandiri Ciamis, Abdul Majid, mengungkapkan bahwa gerakan pertanian organik di Ciamis berangkat dari kegelisahan para petani senior dan pensiunan terhadap kondisi pertanian konvensional yang dinilai semakin membebani petani kecil.
Baca Juga: Panen Demplot SRI GACCORS di Kabupaten Ciamis, Kenalkan Pertanian Organik Ramah Lingkungan
“Kami memulai pertanian organik ini dari keinginan untuk membantu petani dan masyarakat. Banyak keluhan soal pupuk yang mahal, sementara hasil panen dijual dengan harga murah,” ungkap Abdul Majid.
Menurutnya, penerapan Pertanian Organik mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kualitas hasil panen.
Dengan sistem ini, petani di Ciamis tidak hanya memperoleh keuntungan ekonomi yang lebih layak, tetapi juga turut menjaga keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan visi besar Ciamis sebagai Kabupaten Organik.***
Artikel Terkait
Pembinaan dan Pengawasan Pemerintahan Desa 2026, Bupati Ciamis Tekankan Soliditas dan Tata Kelola Desa
Diskominfo Ciamis dan BPS Perkuat Statistik Sektoral Lewat Pendampingan ROMANTIK dan INDAH 2026
Forum Konsultasi Publik RKPD Digelar, Pemerintah Kabupaten Ciamis Matangkan Arah RKPD Kabupaten Ciamis 2027
Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Lepas Kunjungan Bisnis ke Malaysia, UMKM Kabupaten Ciamis Disiapkan Naik Kelas
Didi Sukardi Dukung Pelatihan Digital PKS Kabupaten Ciamis, Perkuat Kader Hadapi Era Media Sosial
Program Pemberdayaan Petani Diluncurkan di Kabupaten Ciamis, DPRD Jawa Barat Soroti Dampak Nyata bagi Petani