Pasca kejadian, ambulans Dinas Kesehatan DKI Jakarta datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Proses penanganan kecelakaan lalu lintas tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di Matraman Raya tersendat, mengingat posisi jalan berlubang berada di jalur padat kendaraan.
Baca Juga: Lolos Liga 2, PSGC Ciamis Disambut Ribuan Warga Ciamis, Laskar Singacala Pulang dengan Arak arakan
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya dugaan bahwa kecelakaan lalu lintas yang dialami pelajar Jaktim berkaitan dengan kondisi jalan berlubang.
"Diduga pengendara ini terperosok akibat jalan berlubang," kata Budi dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Budi menjelaskan, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah akibat kecelakaan lalu lintas tersebut. Pelajar Jaktim itu dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit.
Baca Juga: Target 2026, Ciamis Mantapkan Langkah Menuju Kabupaten Organik Lewat Penguatan Pertanian Organik
"Korban mengalami luka di wajah dan kepala, meninggal di TKP, dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati," terang Budi.
Lebih lanjut, kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan lalu lintas tersebut.
Satlantas Polres Metro Jakarta Timur bersama Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan olah tempat kejadian perkara, termasuk memeriksa kondisi jalan berlubang di lokasi insiden.
"Ini masih dalam pendalaman. Artinya faktor kecelakaan lalu lintas itu ada faktor pengendara, ada faktor cuaca, ada faktor kendaraan tersebut, serta faktor sarana prasarana yaitu jalan," tandasnya.***
Artikel Terkait
Raker di Alam Terbuka, DKKT Kota Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bangun Khazanah Seni Budaya
Momen Dramatis Damkar Evakuasi Kakek dan Cucu dari Kebakaran Laundry di Bandung, Warga Sempat Panik
Harlah ke 100 NU di Kota Tasikmalaya Ditutup Meriah, Nilai nilai agama Ditekankan Jelang Abad Kedua
Peringati HPN 2026, Media di Kota Tasikmalaya Melakukan Aksi Bersih Bersih Tugu Koperasi
Peringatan HPN 2026, Kapolres: Media Bukan Sekadar Corong, Tetapi Cermin Pelayanan Kepolisian ke Ruang Publik
Kejari Tasikmalaya Terus Dalami Kasus Korupsi Pupuk Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp19 Miliar