"Kalau sekarang, kulkas pun sudah tidak ada. Jadi kami tidak bisa menyimpan ikan-ikan segar," tutur sang ibu.
Baca Juga: Puasa Ramadan di Tenda Pengungsian Aceh Tamiang, Warga Berharap Dapur Umum Tetap Ada
"Semuanya harus langsung di masak," tambahnya.
Banjir bandang Aceh yang terjadi beberapa bulan lalu tak hanya merusak bangunan, tetapi juga mengubah rutinitas dan kenangan keluarga para korban bencana.
Ramadan 2026 yang seharusnya menjadi momentum penuh suka cita, justru menjadi pengingat kehilangan.
"Kalau teringat itu, kami tidak sanggup mengingatnya. Tidak bisa berbicara lagi," ucap sang ibu sambil mengusap air matanya.***
Artikel Terkait
Produksi Kue Keranjang Khas Imlek di Kota Tasikmalaya Tak Lagi Menguntungkan
MUI Kabupaten Tasikmalaya Terbitkan Himbauan Jelang Ramadhan 1447 H, Ajak Umat Perkuat Ibadah dan Jaga Kondusivitas
Laga Perdana Proliga 2026 Seri Bogor, Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata Jadi Penentu Peluang
Proliga 2026 Seri Bogor, Madeline Guillen Kembali Perkuat Bandung BJB Tandamata demi Kejar Tiket Final Four
Kepengurusan DKM Nurul Berkah Berganti, H Jenal Aripin Pimpin DKM Periode 2026-2031
Viral Lapangan padel di Haji Nawi Jaksel, Warga Keluhkan kebisingan hingga Tengah Malam