Sukabumi Berduka, dugaan penganiayaan anak 12 Tahun Pupuskan Mimpi Jadi Kiai

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:20 WIB
Dugaan penganiayaan anak 12 tahun di Sukabumi pupuskan mimpi jadi kiai, keluarga tunggu hasil autopsi NS. (Instagram/abubhakirkeita)
Dugaan penganiayaan anak 12 tahun di Sukabumi pupuskan mimpi jadi kiai, keluarga tunggu hasil autopsi NS. (Instagram/abubhakirkeita)

Kini, keluarga berharap proses hukum berjalan tuntas. Dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Sukabumi itu dinilai harus diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Harapan saya kalau memang ini terbukti, selesai dengan hukum. Biar jadi efek jera untuk seluruh umat karena kita harus ingat negara kita ini negara hukum,” kata Anwar.

“Apapun perlakuan di muka bumi ini tentu harus dipertanggungjawabkan secara hukum, jadi jangan semena-mena,” tegasnya.

Baca Juga: Menelusuri Kehidupan di Camp Pengungsian Desa Delung Sekinel, Aceh Tengah Pascabanjir dan Longsor

Sementara itu, autopsi NS telah dilaksanakan untuk mendalami penyebab kematian. Hasil sementara menunjukkan adanya luka bakar di sejumlah bagian tubuh serta pembengkakan pada jantung dan paru-paru.

Namun, penyidik masih menunggu hasil laboratorium forensik dari Jakarta guna melengkapi rangkaian autopsi NS dan memastikan apakah temuan tersebut berkaitan langsung dengan dugaan penganiayaan anak.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Didit Fauzi Hendrian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X