Di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Disporabudpar melakukan pengadaan dan rehabilitasi sarana prasarana di 9 lokasi daya tarik wisata serta 10 unit destinasi. Pengembangan kompetensi ekonomi kreatif diikuti 145 orang dan pembinaan masyarakat pariwisata melibatkan 25 orang.
Dinas Tenaga Kerja mencatat 265 orang mengikuti pelatihan berbasis klaster kompetensi, 2.753 orang memanfaatkan layanan informasi pasar kerja daring, serta 112 orang berpartisipasi dalam job fair.
Baca Juga: RAT Koperasi Poklak Mawar Cikalang, Perkuat Peran dalam Pemberdayaan Ekonomi Warga Kota Tasikmalaya
Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan memperkuat sektor produksi melalui pelatihan pembudi daya ikan kecil bagi 50 orang, pelatihan hortikultura dan peternakan masing-masing 50 orang, serta pemberdayaan 33 kelompok dalam penganekaragaman konsumsi pangan lokal.
Selain itu, 360 orang mendapat pelatihan budidaya perikanan, 54 kelompok menerima bantuan sarana budidaya ikan, 115 kelompok mendapat dukungan tanaman pangan dan hortikultura, serta 30 kelompok memperoleh bantuan sektor peternakan.
Melalui kolaborasi tersebut, program prioritas Tasik Pelak di Kota Tasikmalaya diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.***
Artikel Terkait
Puluhan Sanggar Seni Se-Jabar Ramaikan Pasanggiri Jaipongan Piala Wali Kota Tasikmalaya
Raker di Alam Terbuka, DKKT Kota Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bangun Khazanah Seni Budaya
Harlah ke 100 NU di Kota Tasikmalaya Ditutup Meriah, Nilai nilai agama Ditekankan Jelang Abad Kedua
Peringati HPN 2026, Media di Kota Tasikmalaya Melakukan Aksi Bersih Bersih Tugu Koperasi
Program Kampung Sosial Provinsi Jawa Barat Jadikan Kota Tasikmalaya sebagai Daerah Percontohan
Kasus Child Grooming Disorot, UPTD PPA Kota Tasikmalaya Diverifikasi Kemenkumham Jabar dan Didukung KOPRI PMII