SLEMAN, Mediapriangan.com - Insiden kebakaran Sleman menggegerkan warga Kecamatan Depok pada Minggu sore, 22 Februari 2026. Sebuah rumah yang diduga difungsikan sebagai gudang petasan mendadak dipenuhi asap hitam tebal sebelum akhirnya muncul letupan dari dalam bangunan.
Peristiwa kebakaran Sleman itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 16.20 WIB. Lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Warga yang berada di sekitar tempat kejadian mengaku awalnya melihat asap keluar dari bagian atap rumah.
"Sore sekitar pukul 16.20 saya menjenguk tetangga yang sedang sakit di RT 04," tulis pengunggah video tersebut.
Baca Juga: Apresiasi MHQ, Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Hadiri Quran Fest 2026 Kabupaten Ciamis
Warga tersebut kemudian menyadari ada yang tidak beres saat asap semakin pekat membumbung dari rumah yang diduga menjadi gudang petasan itu.
"Begitu sampai di lokasi saya lihat rumah di sebelah atapnya mengeluarkan asap," ungkap warga tersebut.
"Kemudian saya sampaikan mungkin telah terjadi kebakaran," tambahnya.
Menurut keterangan yang beredar, rumah di Kecamatan Depok itu disebut sedang dalam keadaan kosong ketika kebakaran Sleman terjadi. Informasi dari warga sekitar menyebut pemilik rumah tidak berada di tempat saat api mulai muncul.
Baca Juga: Dandim 0612 dan HDCI Tebar Kepedulian
"Info dari tetangga sekitar, rumah dalam keadaan kosong," ungkap pengunggah video itu.
"Jadi ini rumah warga, dia jualan petasan tapi tidak di lingkungan kampung kami, dan warga juga tidak mengetahui kalau dagangannya disimpan di rumah," tambahnya.
Situasi semakin mencekam ketika terdengar letupan kecil dari dalam rumah yang diduga menyimpan stok gudang petasan tersebut. Warga pun berinisiatif mengambil langkah cepat untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di Kecamatan Depok.
Artikel Terkait
Setahun Viman Diky, Wali Kota Tasikmalaya Perluas Tasik Gemas sebagai Gerakan Masyarakat Sehat
Tiga Bulan Pascabanjir, Desa Sulum Aceh Tamiang Terjebak Krisis Air Bersih dan Sanitasi
ANTAM Dorong Program Garitan Kalongliud, Model Pertanian Sirkular Bangkitkan Desa Terdampak Krisis
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Hadiri Hari Jadi Kota Banjar ke-23, Serukan Kolaborasi Pembangunan
21 Tahun di Jepang, WNI Sastia Prama Putri Bangga Paspor Indonesia dan Gaungkan Cinta Tanah Air
Arie Kriting Soroti Polemik LPDP dan Kasus Maluku, Suarakan Nasionalisme dan Keadilan