TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Sepuluh hari jelang Lebaran 1447 H, kenaikan harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kota Tasikmalaya terus terjadi. Kenaikan harga yang cukup tinggi terjadi pada komoditas sayuran jenis cabai, di mana cabai merah domba kini tembus Rp85.000 hingga Rp90.000 per kilogram.
Menurut sejumlah pedagang, kenaikan harga bahan pokok jelang Lebaran 1447 H terjadi secara bertahap sejak awal Februari 2026. Harga cabai paling tinggi terjadi pada cabai cengek (rawit) merah jenis cabai merah domba yang kini mencapai Rp90.000 per kilogram.
“Kenaikan harga cabai tersebut sudah terjadi dalam sebulan terakhir ini,” ujar Surya (45), salah seorang pedagang sayuran di Blok C2 Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, Selasa (10/3/2026).
Baca Juga: Ratusan Anak Yatim Kota Tasikmalaya Terima Santunan, Ngabuburit Penuh Kepedulian di Makodim
Semula, lanjut Surya, harga cabai merah domba dijual mulai Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Namun setiap hari terus mengalami kenaikan hingga kini menyentuh angka Rp90.000 per kilogram.
Akibat tingginya harga bahan pokok, khususnya cabai, banyak pembeli yang mengurangi volume pembelian.
“Biasanya beli dua kilogram, sekarang paling satu kilogram. Terutama untuk konsumen pedagang makanan. Untuk pedagang seperti saya juga rugi, barang susah dan harganya naik ugal-ugalan,” katanya.
Tingginya harga cabai merah domba juga sangat dirasakan konsumen, salah satunya pemilik rumah makan dan warung nasi. Mereka terpaksa mengurangi penggunaan cabai dalam setiap masakan yang dijual.
“Sekarang untuk bumbu cabainya kita kurangi. Termasuk untuk sambal juga cabainya dikurangi. Jadi jangan heran kalau sambal sekarang tidak terlalu pedas,” ujar Ny Lilis (43), penjual warung nasi di Jalan Tarumanagara, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
Selain cabai, harga bahan pokok lain seperti sayuran juga mengalami kenaikan menjelang Ramadan 1447 H. Harga tomat yang sebelumnya Rp6.000 per kilogram kini naik menjadi Rp10.000 per kilogram. Sementara kubis dari Rp6.000 per kilogram menjadi Rp7.000 per kilogram.
Para pedagang mengatakan kenaikan harga bahan pokok untuk komoditas sayuran diperkirakan masih akan berlangsung hingga Lebaran 1447 H, karena ketersediaan barang terbatas sementara permintaan terus meningkat.
Artikel Terkait
Masjid Agung Kota Tasikmalaya Berdiri Sejak 1886, Ini Jejak Sejarah dan Filosofi Arsitekturnya
Walau Penjualan Menurun, Pedagang Beduk Ramadan di Kota Tasikmalaya Tetap Bertahan
Kota Tasikmalaya Miliki Risiko Bencana Cukup Tinggi, BPBD Fokus Perkuat Mitigasi dalam RKPD 2027
Kemenhaj Kota Tasikmalaya Imbau Jamaah Umroh Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci
Jejak 1934 di Tengah Kota Tasikmalaya, Kisah Masjid H. Bakri yang Bertahan di Balik Pertokoan
Pengemis Musiman Serbu Kota Tasikmalaya Saat Bulan Ramadan, Pendapatan Bisa Tembus Rp5 Juta per Bulan