TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Memasuki Bulan Ramadan 1447 H, Kota Tasikmalaya kembali didatangi gelandangan dan pengemis (gepeng) musiman yang beraktivitas di sejumlah titik keramaian kota.
Para pengemis musiman tersebut tidak hanya berasal dari Kota Tasikmalaya, tetapi juga datang dari wilayah sekitar seperti Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, hingga Kota Banjar. Bahkan beberapa di antaranya disebut berasal dari daerah lain di Jawa.
Sejak awal Bulan Ramadan, keberadaan pengemis musiman mulai terlihat di berbagai lokasi strategis di Kota Tasikmalaya, terutama di sepanjang Jalan HZ Mustofa. Mereka terlihat berada di trotoar jalan mulai dari depan Masjid Agung hingga perempatan Tugu Asmaulhusna Jalan Nagarawangi.
Baca Juga: Jejak 1934 di Tengah Kota Tasikmalaya, Kisah Masjid H. Bakri yang Bertahan di Balik Pertokoan
Jumlah pengemis musiman yang datang ke Kota Tasikmalaya pada Bulan Ramadan tahun ini diperkirakan lebih banyak dibandingkan hari-hari biasa.
Dalam menjalankan aktivitasnya, sebagian dari mereka bahkan membawa anak kecil hingga bayi untuk menarik simpati masyarakat.
Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Hj Imas Maswati, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peningkatan jumlah gepeng setiap memasuki Bulan Ramadan.
"Ya memang seperti tahun-tahun sebelumnya setiap Bulan Ramadan jumlah pengemis di Kota Tasikmalaya pasti bertambah," ujar Imas, Kamis (05/3/2026).
Baca Juga: Kemenhaj Kota Tasikmalaya Imbau Jamaah Umroh Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci
Menurut Imas, penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) memang menjadi tanggung jawab Dinas Sosial. Ia menyebut sebagian pengemis musiman yang datang ke Kota Tasikmalaya merupakan wajah baru.
Namun demikian, pihaknya mengakui masih menghadapi sejumlah keterbatasan dalam melakukan penertiban. Salah satunya terkait fasilitas dan dukungan yang diperlukan dalam proses pembinaan.
"Karena kalau hanya di amankan terus didata kemudian dilepas kembali itu bukan solusi dan tidak akan ada gunanya karena biasanya mereka akan kembali menjalankan aktivitasnya," terang Imas.
Baca Juga: Walau Penjualan Menurun, Pedagang Beduk Ramadan di Kota Tasikmalaya Tetap Bertahan
Artikel Terkait
Musrenbang Disporabudpar Kota Tasikmalaya Bertema Creative Culture, Diky Candra Turun Jadi Dalang
Pemerintah Kota Tasikmalaya Matangkan Aktivasi Bandara Wiriadinata Jadi Bandara Komersil
OJK Tasikmalaya Gelar GERAK Syariah, Nofa Hermawati Edukasi 5.000 Jamaah Majlis Taklim di Kota Tasikmalaya
Tarling di Eks Kewedanaan Kawali, Bupati Ciamis Peringatkan Dampak Digitalisasi dan Judi Online
Bupati Herdiat Serahkan Langsung Rutilahu kepada Empat Warga di Eks Kewedanaan Kawali saat Tarling
Kapolri Apresiasi Dedi Mulyadi, Larangan Siswa Naik Motor ke Sekolah Dinilai Perkuat Disiplin Pelajar Jabar
Jadwal Pertandingan Final Four Proliga 2026 di Surabaya Dirilis, Duel Megawati Hangestri vs Neriman Ozsoy Jadi Sorotan
Kepala OJK Tasikmalaya Soroti Peran TPAKD Garut dalam Memperluas Akses Keuangan Masyarakat