Menurutnya, ketika distribusi MBG belum selesai, guru terpaksa menahan siswa agar tetap berada di sekolah sampai seluruh makanan dibagikan.
“Belum lagi kalau telat, anak-anak udah mau keluar dari gerbang, kita hold dulu untuk nunggu pembagian lengkap dari SPPG. Dulu pernah kayak gitu,” terangnya.
Kondisi tersebut membuat guru tidak bisa langsung pulang setelah kegiatan belajar mengajar selesai.
“Siswa pulang yang harusnya guru juga pulang, enggak bisa. Kita ngitung ompreng, ngumpulin kantong, bersih-bersih,” imbuhnya.
Sampah MBG Jadi Tanggung Jawab Guru
Persoalan lain yang dihadapi guru di Semarang saat pelaksanaan MBG adalah pengelolaan sisa makanan dan sampah setelah program makan selesai.
Ia menyebut bahwa guru harus memastikan sisa makanan MBG tidak menumpuk dan menimbulkan bau di lingkungan sekolah.
“Belum lagi sisa MBG mau dikemanakan? Kalau nggak dikemanain nanti busuk, mikir lagi, PR lagi,” lanjutnya.
Ia juga menyarankan agar SPPG menambah jumlah tenaga kerja jika memang kekurangan sumber daya manusia sehingga distribusi MBG bisa berjalan lebih cepat.
“Ayolah, tanggung jawab. Kalau memang kurang SDM-nya, tambahin. Jadi, biar gercep karena kita juga merasa punya beban tambahan yang nggak dibayar,” tegasnya.
BGN Atur Insentif Guru PIC MBG
Sementara itu, Badan Gizi Nasional telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2025 mengenai pemberian insentif guru PIC MBG di sekolah penerima manfaat program MBG.
Melalui aturan tersebut, setiap sekolah penerima program MBG diwajibkan menunjuk satu hingga tiga orang guru sebagai penanggung jawab distribusi makanan.
Artikel Terkait
Kapolda Jabar Tegaskan Penindakan 1.700 Truk Sumbu Tiga yang Nekat Beroperasi saat Pengawasan Mudik
Harga roti MBG Cianjur Dipertanyakan, Roti SPPG Mekargalih 3 Disebut Jauh di Atas Harga Pasar
Menu Donat MBG Viral, SPPG Duta Lere Palu Jadi Perdebatan Warganet soal Gizi dan Pengalaman Anak
MBG TK Rawajitu Timur Lampung Disorot, Keterlambatan Pengantaran Picu Keluhan Wali Murid
Viral Menu Fish and Chips MBG Ramadan Disentil Pandji Pragiwaksono, SPPG Mojosongo Solo Akhirnya Buka Suara
Perputaran Uang Mudik Lebaran Diprediksi Tembus Rp190 Triliun, Ekonomi Daerah Dipacu Belanja Pemudik