MBG Libur Lebaran Diwarnai Keterlambatan SPPG, Wali Murid Menunggu Sejak Pagi Hingga Siang

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 17 Maret 2026 | 22:55 WIB
MBG libur Lebaran diwarnai keterlambatan SPPG. Wali murid di Batu Bara menunggu sejak pagi hingga makanan dibagikan siang hari. (Instagram/mulianihutabarat)
MBG libur Lebaran diwarnai keterlambatan SPPG. Wali murid di Batu Bara menunggu sejak pagi hingga makanan dibagikan siang hari. (Instagram/mulianihutabarat)

BATUBARA, Mediapriangan.com - Menjelang jeda MBG libur Lebaran, persoalan distribusi kembali menjadi perhatian publik. Salah satu yang disorot adalah keterlambatan SPPG dalam mengantarkan makanan kepada siswa, yang berdampak langsung pada wali murid.

Program Makan Bergizi Gratis dijadwalkan berhenti sementara selama MBG libur Lebaran, dengan pengantaran terakhir dilakukan pada 17 Maret 2026 dan akan kembali berjalan pada 31 Maret 2026. Namun, momentum penyaluran terakhir justru diwarnai sejumlah kendala di lapangan.

Kasus keterlambatan SPPG terjadi di wilayah Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah wali murid terlihat menunggu pembagian makanan sejak pagi hari.

Baca Juga: Film Bioskop Lebaran 2026, Sinopsis Senin Harga Naik Suguhkan Kisah Keluarga yang Menyentuh dan Sarat Makna

“Janji jam 09.00-10.00 WIB, sampai jam 11.30 WIB lewat nggak dateng-dateng,” tulis keterangan dalam unggahan video, dikutip pada Selasa, 17 Maret 2026.

Situasi ini menimbulkan kekecewaan, terutama karena wali murid dan siswa telah datang lebih awal untuk menerima pembagian terakhir sebelum MBG libur Lebaran.

“Udah antusias orang tua dan anak-anak datang dari jam 09.00 WIB sampai 11.30 WIB muka kalian pun tak nampak-nampak muncul,” ucap perekam video.

Baca Juga: Korban Tenggelam di Sungai Ciwulan Ditemukan Sejauh 6 Kilometer dari TKP

“Dari pagi tadi sampai ada orang yang nggak kerja, ngurusin anak, rumah berserak mau ngambil MBG tapi apa hasilnya? Kemana kalian?” lanjutnya.

Tidak hanya itu, dampak keterlambatan SPPG juga membuat proses distribusi harus dilakukan dengan cara berbeda. Dalam video lain, disebutkan bahwa para guru berinisiatif menjemput langsung makanan ke dapur penyedia.

“Tadi sempat nanya ke guru, jam berapa orang MBG dateng nganterin yang ternyata ini inisiatif guru-guru buat menjemput ke sekolah karena dari tadi tidak ada kabar berita,” paparnya.

Baca Juga: 144 Pemudik Tujuan Solo, Jawa Tengah Ikuti Mudik Gratis Polres Tasikmalaya Kota

Sementara itu, pihak penyedia disebut telah dihubungi berkali-kali, namun hanya memberikan jawaban bahwa pengantaran masih dalam perjalanan.

“Dari tadi ditelepon katanya udah di jalan, tapi sampai sekarang kalian nggak datang,” tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X