"Saya juga sempat menegur, 'Pak Haji, launan (pelan), jangan kencang terus', begitu," imbuh Taufik.
Namun, peringatan tersebut diduga tidak diindahkan. Sopir diduga ngebut terus melanjutkan perjalanan hingga akhirnya kendaraan kehilangan kendali.
Kecelakaan mobil travel Majalengka pun tak terhindarkan. Kendaraan terguling dan masuk ke jurang, membuat para penumpang tidak sempat menyelamatkan diri.
"Saat kejadian sudah tidak bisa apa-apa, hanya bisa pasrah," tandasnya.
Selain faktor sopir diduga ngebut, muncul pula dugaan lain terkait kondisi kendaraan, termasuk kemungkinan adanya gangguan pada sistem pengereman.
Namun hingga kini, penyebab pasti kecelakaan mobil travel Majalengka masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.***
Artikel Terkait
Malwina Smarzek Asal Polandia Jadi Buruan Popsivo Polwan Jelang Final Four Proliga 2026, Ini Profil Lengkapnya
Jadwal Pertandingan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026, Catat 6 Laga Krusial Penentu Grand Final
Arus Balik Lebaran H+4 di Gentong Tasikmalaya Masih Padat, Kemacetan Panjang Warnai Jalur Arteri Selatan
SPPG Dibekukan Usai Video Viral Pria Joget di Dapur MBG, Wakil Kepala BGN Tegaskan Bukan Bisnis Komersial
Pemotor Tewas Diduga Dikejar Polisi di Pacitan Jawa Timur, Ini Kronologi Lengkap Kejadiannya
Banjir Brebes Lumpuhkan Arus Balik Lebaran, Jalur Utama Ketanggungan Terendam dan Dialihkan