"Tapi, tentunya lebih tepatnya nanti dengan dinas terkait juga perlu untuk dikomunikasikan kaitan hal tersebut," terangnya.
Sementara itu, dugaan awal mengarah pada kebocoran gas sebagai pemicu utama kebakaran SPBE Cimuning. Api dengan cepat membesar karena karakter gas yang mudah terbawa arah angin.
"Ya memang namanya gas itu kan mengikuti arah angin. Angin ke mana, kebetulan memang waktu itu menurut saksi mata banyak ke arah depan, sehingga lebih parah, lebih ini kondisinya yang di depan area SPBE," ungkap Kusumo.
"Rumah, kios dagang dan bangunan lain, termasuk ada beberapa kendaraan roda empat yang sedang proses menjelang pengisian. Kerugian material sedang proses penghitungan," tandasnya.***
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Jadi Sorotan Proliga 2026, Yeum Hye Seon Bakal Saksikan Laga Pertamina Enduro vs Popsivo Polwan
Fan Meeting Yeum Hye Seon di Surabaya Diserbu Fans, Efek Megawati Hangestri dan Proliga 2026, Ini Jadwalnya
Santri Didorong Pahami Sejarah Nabi, Dandim 0612/Tasikmalaya Tanamkan Nilai Kebangsaan dan Keteladanan
Pelantikan PCNU Banyuwangi Digelar Besok, SK Turun Mendadak dan Langsung Tancap Gas Persiapan
Gresik Phonska Plus Hajar Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026 Putri, Laga Sengit Berakhir 3-0
Viral Donat Boat Pantai Ammani Picu Insiden Wahana Laut, Wisatawan Terhempas saat Manuver Dekat Bibir Pantai