TALIABU, Mediapriangan.com - Upaya keluar dari ketergantungan sektor tambang mulai ditempuh Pemerintah Kabupaten Taliabu dengan menggandeng ICCN untuk mempercepat pengembangan ekonomi kreatif. Kolaborasi ini ditandai melalui penandatanganan MoU Taliabu ICCN yang berlangsung di Jakarta, sekaligus membuka babak baru transformasi menuju kota kreatif.
Langkah Taliabu menggandeng ICCN tidak sekadar seremonial, tetapi diarahkan pada penyusunan strategi konkret yang mampu mengangkat ekonomi kreatif sebagai tulang punggung baru daerah. Dalam forum tersebut, berbagai pemangku kepentingan dari ICCN dan pemerintah daerah terlibat langsung membahas arah kebijakan dan implementasi program.
Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L. Mus, mengungkapkan tantangan mendasar yang dihadapi wilayahnya, mulai dari keterbatasan anggaran hingga ketergantungan tinggi terhadap kebijakan pusat di sektor pertambangan. Dengan kondisi tersebut, Taliabu dinilai perlu mengembangkan ekonomi kreatif agar mampu menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan.
"Oleh karena itu, kehadiran ICCN diharapkan mampu menjadi kompas dalam memetakan potensi ekonomi lokal dan melahirkan Local Champion yang dapat menggerakkan roda ekonomi warga," katanya.
Meski program kemandirian desa telah berjalan, produk yang dihasilkan dinilai belum memiliki keunikan dan daya saing kuat. Karena itu, kolaborasi dengan ICCN diharapkan dapat mempercepat identifikasi potensi unggulan yang dapat dikembangkan dalam kerangka kota kreatif.
Dari sisi ICCN, komitmen untuk mendampingi Taliabu ditegaskan langsung oleh Ketua Umum Tb. Fiki Satari. Ia menyebutkan bahwa pendekatan yang digunakan akan disesuaikan dengan karakter daerah, termasuk mendorong promosi berbasis digital sebagai langkah awal penguatan citra.
Baca Juga: ICCN Gandeng Greeneration Foundation, Ekonomi Kreatif Berkelanjutan Jadi Fokus Kolaborasi
"ICCN berencana mengawali langkah ini dengan menggelar kompetisi konten digital dalam waktu dekat sebagai sarana untuk membangun optimisme publik sekaligus mempromosikan potensi daerah ke tingkat nasional," jelasnya.
Strategi tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi Taliabu dalam menarik perhatian investor serta memperluas jejaring kemitraan. ICCN juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara sumber daya alam dengan penguatan rantai produksi dalam ekosistem ekonomi kreatif.
Dalam diskusi lanjutan, penguatan sumber daya manusia menjadi fokus utama agar Taliabu mampu mengikuti arah kebijakan nasional yang mendorong pengembangan kota kreatif di luar pusat-pusat utama. Selain itu, opsi pembiayaan alternatif seperti pemanfaatan dana CSR turut dibahas sebagai solusi atas keterbatasan anggaran daerah.
Baca Juga: Momentum Ekonomi Kreatif Disorot, ICCN Dorong Pembenahan Sistem Jasa Kreatif Nasional
Melalui MoU Taliabu ICCN, kedua pihak menyepakati tiga pilar utama kerja sama, yakni pemetaan subsektor unggulan ekonomi kreatif, perluasan jejaring strategis lintas sektor, serta peningkatan kapasitas aparatur dan pelaku lokal. Ketiga pilar ini menjadi fondasi dalam mendorong Taliabu menuju kota kreatif yang mandiri.
Artikel Terkait
Raffi Ahmad Datang ke Subang, Dorong Ekraf Subang Naik Kelas Lewat ICCN dan Akses Nasional
Promedia Group dan ICCN Sepakati Kolaborasi, Ekonomi Kreatif Indonesia Didorong Mandiri hingga Daerah
Retrospektif Kota Kreatif Diluncurkan ICCN, E-Book Dokumentasikan Perjalanan Kota Kreatif Indonesia
Open Call ICCN Dibuka, Pelaku Ekonomi Kreatif Berkesempatan Ajukan IP Kreatif untuk Kolaborasi Nasional
ICCN Dukung Film Pelangi di Mars, Ajak Publik Nonton Karya Anak Bangsa yang Inspiratif
ICCN Buka Riset Kota Kreatif Indonesia, Akademisi Diajak Perkuat Data Ekonomi Kreatif Nasional