TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Ketegangan pecah di salah satu hotel di Kota Tasikmalaya pada Jumat (10/4/2026).
Sejumlah jurnalis yang tengah menjalankan tugas profesi dihadang dan dilarang meliput agenda rapat Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Tasikmalaya yang digelar secara tertutup.
Insiden ini memicu gelombang protes dari awak media terkait pemberangusan kebebasan pers dan minimnya keterbukaan informasi publik.
Pasalnya, rapat tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Daerah, Forkopimda, hingga perwakilan Badan Gizi Nasional.
Sejumlah wartawan yang tiba di lokasi langsung dihadang oleh petugas yang mengaku sebagai panitia. Meski agenda tersebut sebelumnya tercatat sebagai kegiatan resmi pimpinan daerah yang lazim dipublikasikan, pihak penyelenggara tetap bersikukuh menutup akses bagi media.
Adu argumen pun tak terhindarkan di area hotel. Para jurnalis menilai, rapat yang membahas isu krusial seperti gizi masyarakat seharusnya dilakukan secara transparan, bukan justru menutup diri dari pengawasan publik.
Perwakilan jurnalis, Eris, menyatakan kekecewaan mendalam atas kebijakan panitia. Menurutnya, pelarangan ini jelas menghambat fungsi pers sebagai jembatan informasi.
"Banyak hal krusial yang perlu kami konfirmasi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tasikmalaya. Sangat kami sesalkan, sekadar meliput acaranya saja dilarang," tegas Eris.
Senada dengan Eris, awak media lain mengingatkan bahwa tindakan menghalang-halangi kerja jurnalistik berpotensi melanggar ketentuan hukum.
"Tugas jurnalistik dilindungi undang-undang untuk memenuhi hak tahu publik. Sangat disayangkan jika lembaga sekelas Badan Gizi Nasional justru menutup diri di tengah kegiatan yang melibatkan pimpinan daerah," ujar salah satu wartawan di lokasi.
Baca Juga: Polisi Dalami Kasus Penganiayaan IRT di Mangkubumi, Kasat Reskrim: Ungkap Pelaku Secara Profesional
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara maupun Badan Gizi Nasional mengenai alasan spesifik mengapa rapat tersebut digelar sangat tertutup bagi media.
Artikel Terkait
Viral menu rapelan MBG di Sleman, beda porsi dan harga jadi sorotan jelang libur sekolah
Viral Konten MBG Cilacap Bandingkan Palestina, Ustaz Hilmi Soroti Tone Deaf dan Minta Fokus Gizi Anak Indonesia
Viral SPPG Bantar Jaya 02 Cuci Ayam MBG di Tempat Wudu Masjid, Klarifikasi Ungkap Alasan Mendesak
Viral SPPG Sidanegara 2 Cilacap Bandingkan MBG dan Palestina, Konten Tuai Kecaman hingga Klarifikasi
Viral Mitra MBG Joget-joget Disorot, Insentif Rp6 Juta per Hari Picu Polemik, Hendrik Irawan Ambil Langkah Ini
Viral Mitra MBG Joget-joget Disorot, Insentif Rp6 Juta Disinggung, Lita Gading Semprot Keras, Begini Kronologinya
Viral MBG Hendrik Irawan Klarifikasi Insentif Rp6 Juta, Ngaku Belum Balik Modal Bangun SPPG Rp3,5 Miliar
SPPG Dibekukan Usai Video Viral Pria Joget di Dapur MBG, Wakil Kepala BGN Tegaskan Bukan Bisnis Komersial
Viral Pemilik SPPG Bengkulu Serang Netizen Usai Kasus Joget Rp6 Juta, Program MBG Kembali Disorot
Bos BGN Bongkar Fakta Pengadaan Motor Operasional MBG yang Viral di Media Sosial, Bukan 70 ribu unit! Tapi...