Lebih jauh, ia mendorong masyarakat untuk turut aktif mengawasi pelaksanaan proyek di lapangan guna memastikan tidak terjadi penyimpangan.
“Masyarakat harus berani mengawasi. Jangan sungkan melaporkan jika ada indikasi yang tidak baik. Karena utang itu, meski tidak langsung, tetap menjadi beban masyarakat,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, proyek pembangunan 32 ruas jalan ini mencakup perbaikan sepanjang lebih dari 64 kilometer, lengkap dengan sistem drainase. Skema pembiayaan dilakukan secara bertahap sesuai progres pekerjaan dan diawasi ketat oleh berbagai pihak.
Dengan pengawasan DPRD dan partisipasi masyarakat, proyek ini diharapkan tidak hanya menghasilkan jalan yang mulus, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tasikmalaya.***
Artikel Terkait
PT BPR Artha Galunggung Borong Penghargaan Nasional, Bupati Cecep Nurul Yakin Bangga BUMD Kabupaten Tasikmalaya
Garap Potensi Lobster Bersama Investor Jepang, Cecep Ingin Kabupaten Tasikmalaya Jadi Pusat Pengolahan Nasional
Tatap PEPARDA VII 2026, Bupati Cecep Nurul Yakin Bakar Semangat Atlet NPCI Kabupaten Tasikmalaya Bidik Juara Umum
Serap Aspirasi Warga, DPRD Jabar Temukan Sejumlah Kebutuhan Mendesak di Kabupaten Tasikmalaya
Gedong Cai Gunung Kokosan Jadi Rebutan, Pimpinan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya Saling Klaim Wilayah
15 Tahun, Bank Artha Galunggung Mampu Menjadi BUMD Penyumbang PAD Terbesar di Kabupaten Tasikmalaya