Mengenang Kejayaan Maritim dan Dakwah Banten, Ribuan Jemaah Hadiri Haul Sultan Maulana Yusuf ke 460

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 11 Mei 2026 | 20:36 WIB
Haul Sultan Maulana Yusuf ke 460 berlangsung khidmat dengan kirab budaya dan aksi sosial. Simak kemeriahan perayaan sejarah Islam Banten di sini. (Dok. Istimewa)
Haul Sultan Maulana Yusuf ke 460 berlangsung khidmat dengan kirab budaya dan aksi sosial. Simak kemeriahan perayaan sejarah Islam Banten di sini. (Dok. Istimewa)

BANTEN, Mediapriangan.com - Semangat menjaga identitas sejarah dan spiritualitas kembali membara di tanah jawara. Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru berkumpul untuk menghidupkan kembali memori kolektif tentang kebesaran peradaban Islam di ujung barat Pulau Jawa melalui peringatan Haul Sultan Maulana Yusuf yang ke-460 Hijriah.

Agenda tahunan yang digelar pada Minggu, 10 Mei 2026 ini bukan sekadar seremoni keagamaan biasa. Perayaan ini menjadi potret hidup bagaimana nilai dakwah Islam dan kekuatan kejayaan maritim masa lalu tetap relevan untuk memperkuat persatuan masyarakat modern.

Kemeriahan acara dimulai dengan arak-arakan kolosal yang memukau mata. Masyarakat menyaksikan kirab budaya serta iring-iringan Kiswah yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari pegiat sejarah hingga santri.

Baca Juga: Sembilan Kandidat Berebut Kursi Komisaris BUMD Tasikmalaya, Siap Jalani Uji Kelayakan OJK

Parade ini secara visual merekonstruksi keagungan Kesultanan Banten dengan menampilkan aneka busana adat serta simbol-simbol kejayaan peradaban masa lalu.

Tidak hanya soal parade, sisi ketangguhan lokal turut ditampilkan melalui atraksi seni Debus. Sebagai ikon budaya yang lahir dari rahim perjuangan, Debus menyuntikkan energi spiritualitas dan ketahanan budaya bagi para pengunjung yang memadati lokasi acara.

Suasana mencapai puncak kekhidmatan saat Istigosah Kubro digelar. Kehadiran ulama besar seperti Prof. KH. Syukron Ma’mun dan KH. Miftah Fauji memberikan bobot mendalam pada sisi religi.

Baca Juga: Dimanjakan Kim Da In, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson di Hyundai Hillstate Siap Guncang Liga Voli Korea

Dalam pesan-pesan moralnya, ditegaskan bahwa kemajuan ekonomi dan politik Kesultanan Banten dahulu tidak bisa dilepaskan dari akar nilai agama yang kokoh.

Penghormatan terhadap sosok Sultan Maulana Yusuf ditegaskan sebagai upaya meneladani pemimpin yang mampu menyinergikan jalur perdagangan dunia dengan penyebaran agama.

Momentum Haul Sultan Maulana Yusuf ini pun menjadi refleksi penting bagi generasi muda untuk memahami akar jati diri mereka.

Baca Juga: Strategi Licin Sindikat Judol Jaringan Internasional di Jakbar Terbongkar, Polisi Buru Sponsor dan Pemilik Gedung

Di balik megahnya kirab budaya, panitia tetap menyisipkan agenda kemanusiaan yang menyentuh akar rumput. Sebanyak 60 anak dari berbagai pelosok daerah mengikuti kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan pada Minggu pagi.

Aksi ini dipandang sebagai bentuk implementasi nyata dari ajaran para sultan tentang pentingnya berbagi dan memperhatikan kesejahteraan sesama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X