NPL BPR di Priangan Timur Tembus 24 Persen, OJK Tasikmalaya Soroti Risiko Kredit Bermasalah yang Cukup Tinggi

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Jumat, 22 Mei 2026 | 06:26 WIB
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati minta BPR dan BPRS di Priangan Timur ketatkan pengawasan akibat lonjakan NPL yang kini menyentuh angka 24 persen. (Dok. AMS)
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati minta BPR dan BPRS di Priangan Timur ketatkan pengawasan akibat lonjakan NPL yang kini menyentuh angka 24 persen. (Dok. AMS)

Selain itu, kata Nofa, adanya penyaluran kredit yang terlalu agresif atau ‘jor-joran’ oleh pihak perbankan demi mengejar ekspansi, perlu untuk diantisipasi. Untuk itu, ujar Nofa, fungsi pengawasan OJK berjalan ketat untuk mengantisipasi risiko tersebut.

Penyaluran kredit dengan prinsip kehati-hatian itu selalu menjadi tekanan dari OJK. "Kita setiap tahun selalu melakukan pemeriksaan kepada bank, salah satunya adalah untuk memastikan bahwa penyaluran kreditnya harus sesuai dengan prinsip kehati-hatian," jelas Nofa.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X