Penjelasan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk memperkuat jaringan media lokal sekaligus meningkatkan kualitas distribusi informasi.
Dunia Media Berubah, Jurnalis Harus Adaptif
General Manager Media Network Promedia Group, Agil Hari Santoso, turut menjelaskan bahwa perusahaan memiliki komitmen membantu ribuan media online di berbagai daerah agar mampu berkembang mengikuti perubahan industri.
Menurutnya, perkembangan teknologi membuat proses penyebaran informasi menjadi lebih cepat dan menjangkau audiens yang semakin luas. Karena itu, insan media dituntut terus beradaptasi.
“Mindset wartawan harus berkembang seiring berjalan waktu. Dulunya harus ke lapangan untuk cari data, kini riset data dari berbagai platform sudah bisa menyajikan informasi yang menarik,” ujar Agil.
“Dunia informasi berkembang dengan sangat pesat, dinamika ini harus diikuti secara dinamis agar bisa menyesuaikan dengan audience yang membutuhkan informasi,” tandasnya.
Bekal Menghadapi Industri Media Digital
Melalui industry visit tersebut, mahasiswa Universitas Djuanda Bogor memperoleh gambaran mengenai perubahan industri media, mulai dari pemanfaatan teknologi, penguatan ekosistem media, hingga pentingnya kolaborasi dengan media lokal dalam menjawab tantangan era digital.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan dunia kerja sekaligus meningkatkan kompetensi sebelum terjun ke industri komunikasi dan media.***
Artikel Terkait
Promedia Group dan ICCN Sepakati Kolaborasi, Ekonomi Kreatif Indonesia Didorong Mandiri hingga Daerah
Tinggalkan Asbes Berisiko Kanker, Program Kolaborasi SKI dan Promedia Group Sukses Hadirkan Hunian Sehat
Promedia Group Ajak Content Creator Gabung Mitra Influencer Media Network, Transformasi Akun Medsos Jadi Media Bisnis
Latih Mahasiswa Jadi Jurnalis Warga, Promedia Group Sukses Gelar BRI CoreLab 2026 di Kampus UNJ Jakarta
CEO Promedia Group Usul Reformulasi MBG, Libatkan UMKM dan Dapur Nusantara untuk Perkuat Ekonomi Daerah
Gencar Beritakan Dugaan Korupsi, Media Mitra Promedia Group Dihantam Serangan DDoS hingga 160 Juta Request